Sebarkan berita ini:

9-Ganjar jalan1SEMARANG[SemarangPedia] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan seluruh jalur mudik dengan mempercepat pekerjaan pemadatan perbaikan jalan yang dijadwalkan selesai pada H-10 Lebaran.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan seluruh jalur mudik baik jalur utama Pantura, Pantai Selatan, Jalur Tengah dan Jalan alternatif telah disiapkan.

Menurutnya, pada H-10 Lebaran, jalan yang diperbaiki dalam kondisi padat sehingga dapat digunakan untuk pemudik, meski masih menyisakan sejumlah persoalan.

“Persoalan yang timbul terkait rambu rambu, penerbangan jalan dan perlintasan sebidang,” ujarnya usai sidang Paripurna DPRD Jateng di Semarang, Kamis (9/6).

Kondisi itu, lanjutnya, pihak terkait telah diinstruksikan untuk mengantisipasi dengan membuat rambu dan penerangan sementara.

“Untuk perlintasan sebidang dan jalan yang belum ada penerangan dan rambu rambu segera terpasang, yang belum ada akan dijaga petugas,” tuturnya.

Selain itu, dia menambahkan agar arus mudik lancar, pihaknya akan membentuk Posko Komando yang diharapkan bisa adanya penyeragaman perintah.

Sementara itu, Pemkab Brebes melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU dan Taru) segera melaksanakan perbaikan di sebanyak 22 titik jalan yang merupakan jalur alternatif dan jalur wisata.

Upaya itu dilakukan sebagai langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran mendatang.

Sebelumnya, Bupati Brebes Idza Priyanti meminta dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan di sejumlah jalur alternatif yang akan dilalui para pemudik. Selain untuk memperlancar arus kendaraan, juga untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para pemudik yang melintas.

Kepala DPU dan Tata Ruang Pemkab Brebes Nuhsy Mansyur melalui Kabid Bina Marga Driwanto mengatakan dari hasil pemetaan jajarannya, sedikitnya ada 22 titik jalan kabupaten yang biasa digunakan untuk jalur alternatif pemudik dan akses wisata saat libur Lebaran.

Kondisi jalan itu, lanjutnya, membutuhkan perbaikan, sehingga dalam waktu dekat segera dilakukan penanganan.

“Target kami pada 25 Juni mendatang sudah ada eksen perbaikan di ruas jalan ini, sebagian memang sudah ada yang diperbaiki dan sebagian sudah proses lelang,” ujarnya.

Menurutnya, ada sejumlah titik jalur alternatif yang memang fungsinya vital dan krusial, karena dapat digunakan untuk memacah terjadinya kemacetan arus lalu lintas, di antaranya, jalur lingkar Ketanggungan- Bulakelor (Kecamatan Ketanggungan) dan Brebes-Jatibarang (Kecamatan Brebes).

Jalur lingkar Ketanggungan merupakan alternatif untuk menghindari terjadinya kemacetan di simpang tiga Pasar Dermoleng Ketanggungan. Sedangkan jalur Brebes-Jatibarang, sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan di dalam Kota Brebes dan rencananya akan digunakan dalam rekayasa lalu lintas ketika tol Pejagan-Brebes macet.

Dia wilayah Pantura Timurt jalur alternatif Kudus-Pati baik dari sisi selatan maupun utara juga siap dilewati pemudik. Secara umum, kondisi sarana penghubung yang ada sudah cukup baik.

Pada jalur alternatif selatan mulai perempatan Jepang mengarah ke jalan Kudus-Pati, kondisinya sudah baik. Menurut salah seorang warga yang melintas, Roziki (35), meskipun jalur tersebut sering diarahkan sebagai jalan alternatif tetapi tidak banyak digunakan.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Dishubkominfo, Putut Sri Kuncoro, mengatakan  pihaknya akan melakukan survei sebelum dimulainya angkutan mudik dan balik. Pihaknya juga tetap menyiapkan jalur alternatif, termasuk rencana penambahan rambu-rambu tambahan di sekitar jalur tersebut. (RS)

140
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>