Sebarkan berita ini:

DEMAK[SemarangPedia] – Jalur perlintasan kereta api Ganefo (Brumbung) Mranggen, Kabupaten Demak yang merupakan jalur Provinsi Semarang – Purwodadi bakal ditutup pada Rabu (21/3).

Penutupan dilakukan untuk memperlancar pekerjaan penggantian rel KA perlintasan sebelah barat dengan rel yang baru oleh PT KAI DAOP IV.

Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo melalui Kapolsek Mranggen AKP Sonhaji mengatakan  pihaknya telah mendapatkan surat pemberitahuan dari Kepala UPT Resor Jalan Rel 41.1 Brumbung, Sodikun, perihal pembongkaran perlintasan dan penggantian rel di perlintasan sebidang Nomor 17 Jalan Brumbung Mranggen Demak.

“Dalam surat tersebut disebutkan pada Rabu (21/3) pada pukul 08.30 WIB hingga 09.30 WIB Jalan Raya Semarang – Purwodadi tepatnya di perlintasan rel KA Ganefo ditutup total, mengingata PT KAI akan mengganti rel KA perlintasan sebelah barat dengan rel yang baru,” ujar Sonhaji, Selasa (20/3).

Sehubungan itu, lanjutnya, masyarakat pengguna jalan, yang setiap hari memadati lalu-lintas dari arah Semarang ke Purwodadi dan sebaliknya disarankan menggunakan jalur alternatif. Sedangkan khusus sepeda motor dan mobil kecil dari timur atau Purwodadi bisa melewati jalan Desa Kuripan (RRI) ke selatan arah Wonosekar, belok ke barat arah Sumberrejo, kemudian ke Kangkung hingga pertigaan Kauman Mranggen ke Semarang.

“Sementara dari arah Semarang bisa langsung belok Pasar Sepeda Mranggen ke utara ke perempatan Waru ke kanan hingga pertigaan Tumpi dan keluar Pasar Karangawen arah Purwodadi,” tuturnya.

Menurutnya, khususnya kendaraan besar seperti truk, tronton, bis dan truk barang dari Semarang bisa belok ke Pedurungan arah Bangetayu, dan keluar di pertigaan Genuk ke arah pantura Demak. Sementara dari arah Grobogan bisa langsung  ke jalur Godong – Purwodadi –  Dempet – Gajah dan pantura Demak.

“Selebihnya jam yang telah ditentukan tersebut, jalur Semarang – Purwodadi dapat kembali dibuka dan dapaat dilintasi sebagaimana biasanya. Sedangkan penggantian rel dikarenakan faktor penyusutan, sehingga diperlukan peremajaan dan pemeliharaan agar tak membahayakan KA yang melintasinya,” ujar Sonhaji. (RS)

 

271
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>