Sebarkan berita ini:

Diding2SEMARANG[SemarangPedia] – Perusahaan Umum (Perum) Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) siap mengalokasikan dana sebesar Rp115 triliun, guna mendukung progam penjaminan kredit berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di seluruh daerah.

Dirut Perum Jamkrida Diding S Anwar mengatakan dana yang dialokasikan cukup besar dan mampu mendukung penjaminan progam utama yang tengah digalakkan pemerintah yakni penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Tidak hanya itu, Jamkrida kini memiliki banyak produk penjaminan di antaranya Penjaminan kredit Mikro, Penjaminan kredit KPR, Penjaminan kredit konstruksi dan Pengadaan barang dan jasa (Surety Bond) serta (Customs Bond),” ujarnya kepada SemarangPedia, di sela-sela kegiatan sosialisasi UU No 1/2016 Tentang Penjaminan Kredit Usaha UMKM, di Hotel Partrajasa, Rabu. (27/4)

Menurutnya, peran Jamkrida sebagai lembaga penjaminan dipastikan bakal lebih optimal dan dapat memberikan kontribusi positif, mengingat kini aktivitasnya telah memiliki payung hukum dengan lahirnya UU No 1 Tahun 2016 tentenag Penjaminan. Kredit UMKM.

UU itu, dia menambahkan terdiri dari 16 Bab dan 65 pasal ini mengatur perizinan lembaga penjaminan, mekanisme penjaminan, hingga penyelesaian sengketa melalui lembaga alternatif.

Dia mengatakan dengan dukungan UU itu, produk Penjaminan Kredit Jamkrida juga bakal terserap oleh UMKM di berbagai daerah, mengingat saat ini Jamkrida memiliki  kantor cabang sebanyak 56 unit dan telah mendirikan Kantor Unit Pelayanan (KUP) sebanyak 10 unit.

“Kemungkinan kantor cabang dan kantor pendukung akan diperbanyak dan diperluas, guna untuk ikut memberikan pelayanan dalam penyaluran dana penjaminan kredit kepada UMKM.

Surety Bond, dia menambahkan akan menjadi produk andalan Jamkrida sebagai pengganti KUR yang dapat menjadi alternatif pilihan bagi mitra perusahaan konstruksi, sehingga mereka mendapat kepastian kapan dan bagaimana proyek bisa dilaksanakan.

Tidak hanya itu, lanjutnya, perusahaan kosntruksi bisa lebih menghemat waktu dan biaya. Melalui produk Penjaminan ini para kontraktor bisa mengantongi proyek lebih cepat, karena dinilai telah memiliki mitigasi resiko yanag lebih baik.

Sedangkan Produk lain, Big Bond atau penjaminan penawaran, performance bond atau jamimanan pelaksana, Advance payment bond atau jaminan uang muka, Maintennace bond atau jamimnan pemeliharaan proyek bisa berjalan.

 

86
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>