Sebarkan berita ini:

30-Tol UngaranSEMARANG[SemarangPedia] – PT Trans Marga mewaspadai titik-titik jalur tol di Kota Semarang yang rawan longsor, khususnya saat pergantian musim penghujan sepanjang simpang tujuh Jangli KM 680 dan KM 780.

GM Jasa Marga Semarang, Thomas Dwiatmanto mengatakan memasuki peralihan musim di jalur tol Semarang-Bawen berpotensi terdapat tebing yang longsor.

Kondisi itu, lanjutnya, Jasa marga sebagai pengelola jalan tol kini memasang bebatuan kali untuk memperkuat tebing. Selain perbaikan tebing tol dilakukan sejauh 400 meter.

“Petugas kini juga bersiaga penuh untuk mengantisipasi bencana longsor di semua ruas jalan tol. Semua petugas diterjunkan hingga larut malam untuk menyisiri ruas-ruas tebing bila hujan melanda wilayanh Semarang hingga Bawen,” ujarnya, Selasa. (30/8)

Menurutnya, wilayah tersebut memiliki kontur tanah yang longsor. Perseroan juga mengebut tahap overlay atau pengaspalan ulang yang diakibatkan aspal jalan yang terkikis perubahan cuaca.

“Aspal jalan tol tetap dibuat untuk tahan panas ekstrem hingga suhu udara 42 derajat celcius,” tuturnya.

Dia menuturkan secara teknis pengerjaan pengaspalan jalur tol menelan biaya sebesar Rp11 miliar, termasuk pengerasan jalan tanjakan serta perbaikan Jalur Lingkar di kawasan Gayamsari Semarang yang menelan biaya hampir Rp 16 miliar.

“Namun, saat musim penghujan sedikit banyak cukup menghambat proses pngaspalan jalan tol,” ujarnya.(RS)

 

227
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>