Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] –  Operator jalan tol PT Jasa Marga Semarang kini tengah mempersiapkan dengan melakukan operasi overload hampir setiap bulan untuk menghadapi Lebaran mendatang.

Manager Traffic Jasa Marga Semarang Ferza Gauthama SE mengatakan persiapan itu dilakukan dengan bekerjama antara Jasa Marga Semarang dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jateng serta Kepolisian Polda Jateng.

Langkah melakukan operasi overload, lanjutnya, hampir dilakukan setiap bulan sejak awal Januari 2019 lalau hingga menjelang masa Lebaran mendatang.

Menurutnya, persiapan tidak hanya itu, tetapi juga melakukan perbaikan dan pemasangan rambu peringatan yang kini terus dikebut dan ditargetkan semua selesai sebelum Lebarean mendatang.

“Pemasangan rambu peringatan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dan rambu yang lama telah rusak atau cacat, sehingga sulit dibaca pengguna jalan tol,” ujarnya, Rabu (17/4).

Dia menuturkan Jasa Marga Semarang akan memberikan pelayanan maksimal terhadap pemudik Lebaran tahun ini, yang akan melintasi jalan tol dari merak-probolinggo dimana titik tengahnya adalah jalan tol dalam Kota Semarang.

Jasa Marga Semarang, tutur Ferza, dalam menghadapi masa arus liburan Lebaran mendatang juga akan diperkuat oleh 3 unit kendaraan patroli jalan tol, 2 unit PJR,1 unit Mobil Ambulans,1 unit rescue serta 2 unit kendaraan derek,

Dengan perlengkapan yang disiapkan itu, dia menambahkan akan berupaya maksimal melayani para pemudik dari ataupun ke Jakarta dan ke berbagai daerah yang melintasi tol Semarang, begitu juga setelah Lebaran Jasa Marga juga siap melayani arus balik.

Ferza menghimbau kepada pemudik agar selalu mematuhi batas kecepatan dan menjaga pola istirahat selama mengemudi dengan jarak jauh baik siang maupun malam, sebagai upaya untuk menghidari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Arus mudik Lebaran 2019 mendatang  di wilayah Kota Semarang juga diharapkan lancar, bahkan sebagian besar pemudik tidak banyak yang mengalami kendala yang berarti, mengingat semua tol di pantura Jateng dan khususnya Kota Semarang sudah dioperasikan dan  sudah semua terhubung.Semua itu tidak lepas dari koordinasi dan sinergi yang baik dari berbagai pihak.

“Sudah menjadi kewajiban bagi operator jalan tol untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, termasuk saat Lebaran. Apalagi, mudik sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat, baik muslim maupun nonmuslim semain bertambah jumkahnya,” tuturnya. (RS)

66
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>