Sebarkan berita ini:

31-pameran-di-moskowSEMARANG[SemarangPedia] – Berbagai seni budaya dan aneka produk unggulan Jawa Tengah bakal ikut tampil memeriahkan Festival Indonesia 2017 yang akan digelar di Moskow, Rusia pada 4-6 Agustus 2017.

Festival yang diprakarsai Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow akan digelar di Hermitage Garden, Moskow yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk unggulan Jateng yang berorientasi ekspor.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo mengatakan beragam komoditas unggulan dan produk kerajinan Jateng, seperti gula semut buatan Banyumas, kopi Temanggung, ukiran Jepara, batik beragam corak siap dipamerkan dalam ajang internasional itu tahun depan.

“Kami memiliki banyak produk unggulan, seperti gula semut yang telah menembus pasar Amerika, kopi Temanggung yang istimewa dan berpotensi untuk dipasarkan ke luar negeri. Bahkan pada pameran di Surabaya beberapa waktu lalu dari 10 jenis kopi Temanggung, sebanyak delapan di antaranya menang,” ujarnya saat menerima kunjungan Minister Counsellor Economi KBRI Indonesia Moskow, Kiki T Kusprabowo di ruang kerja gubernur, Senin (31/10).

Tidak hanya kuliner dan produk kerajinan, lanjutnya, Jawa Tengah juga menawarkan beragam destinasi wisata, baik wisata alam pegunungan, bahari, religi serta budaya masing-masing daerah.

Menurutnya, terdapat empat destinasi wisata unggulan Jateng, yakni dataran tinggi Dieng yang menawarkan pesona alam pegunungan dan keunikan tradisi masyarakat Dieng, keindahan alam bahari di Keplauan Karimunjawa, Jepara serta kemegahan Candi Borobudu, Kabupaten Magelang.

“Selain itu, dalam festival internasional tersebut juga menawarkan wisata zaman purba di Sangiran di wilayah Kabupaten Sragen,” tuturnya.

Minister Counsellor Economi KBRI Indonesia Moskow, Kiki T Kusprabowo  mengatakan minat warga Rusia terhadap potensi wisata dan kuliner Indonesia cukup besar.

Menurutnya, pagelaran Festival Indonesia 2016 lalu di Moskow diikuti beberapa daerah, yakni Kabupaten Boyolali, Aceh, Malang, Jambi, dan Bali  yang menampilkan 50 stand dan berhasil menyedot kurang lebih 68.000 pengunjung.

Tidak hanya seni tari saja, dia menambahkan musik keroncong, pagelaran wayang kulit, batik serta pameran berbagai barang produksi Indonesia seperti aneka kuliner juga mampu menyedot pengunjung.

“Kuliner Jateng yang beragam dan lezat pasti akan semakin menarik pengunjung datang untuk menikmati. Bahkan festival Agustus tahun lalu kuliner Indonesia yang disuguhkan seperti nasi goreng dan sate ayam langsung ludes dalam hitungan kurang dari tiga jam. Bahkan hampir seluruh barang yang dipromosikan habis diborong pengunjung,” ujarnya. (RS)

315
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>