Sebarkan berita ini:

26- Ganjar PranowoSEMARANG[SemarangPedia] –  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera membentuk Tim Panitia Mudik 2017, sebagai upaya untuk dapat melakukan persiapan dan perbaikan lebih awal, setelah Lebaran 2016 semua jalur mudik mengalami kemacaten kendaraan yang cukup parah.

Ganjar mengatakan pembentukan itu dilakukan lebih awal agar dapat melakukan persiapan dan perbaikan dalam waktu yang lebih panjang, sehingga diharapkan mampu mengantisipasi kemacetan lalu lintas saat arus mudik Lebaran mendatang.

Dibentuknya panitia, lanjutnya, sejak sekarang diharapkan masih memiliki cukup waktu untuk melakukan perbaikan termasuk  dalam pendanaan. Pembentukan panita itu juga masih ada kesempatan pada penyusunan APBD Perubahan 2016 dan APBD 2017 terkait kegiatan yang bisa dijadikan prioritas.

Menurutnya, untuk mengurai kemacetan masih dibutuhkan jalan-jalan “tikus” sebagai alterrnatif di wilayah kabupaten/ kota yang dijadikan perlintasan bagi pemudik, khususnya di wilayah pantai utara (pantura).

“Begitu juga jika diperlukan fly over atau rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan akibat perlintasan kereta api ya segera direalisasikan,” ujarnya saat Rapat Koordinasi Evaluasi Mudik Lebaran 2016, di Ruang Rapat Gedung A Lantai II Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (13/7).

Dengan demikian, dia meminta agar pemerintah kabupaten/ kota melakukan pendataan permasalahan yang dihadapi dan penanganannya, mulai dari jalan, jembatan, perlintasan kereta api, dan sebagainya.

“Kabupaten/ kota di wilayah Jateng yang dilewati jaklur mudik wajib memantau. Kalau perlu komandonya langsung gubernur, mengingat kalau ada masalah teknis dan politis bisa segera diatasi. Persoalan politisnya kita yang pegang. Bupati/Wali Kota tetap standby,” tuturnya.

Selain itu, dia mengharapkan agar kanal-kanal informasi yang dapat diakses masyarakat segera  disiapkan, sehingga mereka dapat menyampaikan laporan maupun aduan secara langsung, melalui aplikasi tertentu, call center, SMS, media sosial, dan sebagainya.

“Saya juga berharap ada dua helikopter yang standby, contohnya helikopter SAR, yang bisa digunakan untuk tindakan rescue. Misalnya, ada yang sakit dan berada di tengah kemacetan dan membutuhkan evakuasi secepatnya, dapat diangkut menggunakan helikopter,” ujarnya. (RS)

 

95
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>