Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] –  Pemprov Jateng memodifikasi aturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) No 51 tahun 2018 dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMA Negeri untuk 2019.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan setelah memperoleh petunjuk dari Kemendikbud, untuk membuat petunjuk teknis yang disesuaikan dengan kearifan lokal terkait banyaknya siswa yang berprestasi.

“Karena di beberapa titik terbatas akses sekolahnya, kita berlakukan besaran prosentase di zona itu, sehingga siswa berprestasi akan mendapatkan dua zona. Ketika di keluar daerah, dapat menggunakan ketentuan Permendikbud sejumlah 10%. Kalau di dalam zona jika banyak ketersediaan sekolah, dapat dipertimbangkan sampai 20% di zona masing-masing,” ujarnya, Senin (17/5).

Menurutnya, ada beberapa daerah yang waktu itu terjadi kekurangan siswa. Saat ini pun pihaknya sedang meminta data base, sehingga bisa memotret daerah mana saja yang bisa menyerap siswa.

“Kita berikan keleluasaan di zona masing-masing. Kalau mereka merasa memiliki prestasi bagus, bisa memilih sekolah terdekat. Bahkan pasti mendapatkan prioritas masuk. Potensi sekolah kosong dari laporan Pak Kadin ada di  Wonogiri, Purbalingga dan Kendal” tuturnya.

Ganjar pun meminta kepada dinas untuk segera membuat informasi cara pendaftaran, zonasi agar masyarakat atau para orangtua tidak kebingungan.

Telkom pun akan membantu para calon siswa dengan menyediakan 140 server. Pendaftaran pun bisa dilakukan di rumah, melalui wifi corner atau datang ke kantor Telkom terdekat.

“Ini bukan aplikasi, tetapi berbasis web (web base). Memakai handphone juga bisa,” ujarnya.

Mengapa siswa berprestasi diberikan kesempatan lebih luas?. Alasannya, selain sebagai bentuk penghargaan pada siswa juga mempercepat pemerataan mutu pendidikan, mengingat, mutu pendidikan satuan pendidikan di Jateng belum sama.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Jumeri menuturkan budaya kompetisi yang sehat harus dibangun agar memotivasi siswa makin tekun belajar, meningkatkan kreatifitas, inovatif dan kapasitasnya.

“Siswa berprestasi dapat diberikan peran sebagai partner dalam peningkatan pembelajaran di lingkungan sekolah. Untuk itu, pemerintah menjamin pelayanan pendidikan siswa yang berprestasi,” tuturnya saat menyampaikan paparan PPDB Online SMA/SMK kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Senin (17/6).

Menurutnya, untuk siswa berprestasi akan langsung lolos dalam dan di luar zona jika mendapatkan juara 1, 2, 3 lomba internasional dan juara 1 lomba tingkat nasional. Dengan catatan, lomba yang diikuti berjenjang. (RS)

4
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>