Sebarkan berita ini:

4-Penghargaan TPIDSEMARANG[SemarangPedia]- Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) memberikan penghargaan terbaik kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah untuk 2015 dengan lingkup wilayah Jawa yang dinilai berhasil mengendalikan laju inflasi.

Penghargaan diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPID ke-7 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Kamis (4/8).

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan penghargaan itu sebagai wujud apresiasi terhadap upaya pengendalian inflasi oleh TPID.

Menurutnya, penghargaan TPID terbaik dikelompokkan berdasarkan tiga wilayah yakni Sumatera, Jawa, dan Kawasan Timur Indonesia.

“Provinsi Jawa Tengah terpilih sebagai yang terbaik di wilayah Jawa. Untuk wilayah Sumatera, TPID terbaik diraih Sumatera Utara, dan wilayah Indonesia Timur diraih Provinsi Bali, ujarnya.

Kriteria penilaian penghargaan, lanjutnya, kepada TPID terbaik diukur dari aspek proses (mengukur kegiatan pengendalian), dan aspek keluaran (tingkat angka inflasi).

Kepala Biro Perekonomian Setda Pemprov Jateng Dadang Somantri didampingi Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi mengatakan predikat terbaik tidak lepas dari berbagai upaya dalam mengendalikan harga yang mengacu pada program Pandawa Lima (pengendalian dan pengawasan harga melalui lima langkah).

“Lima langkah itu terdiri pemenuhan ketersediaan pasokan, pembentukan harga yang terjangkau, pendistribusian pasokan aman dan lancar, perluasan akses informasi dan penerapan protokol manajemen harga,” ujarnya dalam siara pers, Kamis. (4/8)

Dadang menuturkan strategi pengendalian harga yang diterapkan Jawa Tengah, berdampak positif terhadap pengendalian inflasi, yang tercermin pada 2015 Jawa Tengah merupakan provinsi dengan inflasi terendah di pulau Jawa.

“Pencapaian inflasi Jawa Tengah 2015 sebesar 2,73% (year on year), lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 5,78% (year on year). Inflasi 2015 itu juga masih lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 3,35% (year on year),” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertegas kembali komitmen daerah dalam menjaga stabilitas harga dengan mewujudkan strategi 4K, meliputi ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif.

Jokowi juga meminta integrasi road map pengendalian inflasi dengan rencana kerja pemerintah di tingkat pusat dan daerah. (RS)

177
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>