Sebarkan berita ini:

1-Beras BulogSEMARANG[SemarangPedia] – Kelebihan persediaan beras yang dimiliki perum Bulog Divre Jawa Tengah segera didistribusikan ke Propinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat melalui program Move Nasional, sebagai upaya pemerataan stok nasional serta mendukung pilar keterjangkauan ketahanan pangan.

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi mengatakan stok beras di yang berhasil diserap Perum Bulog Divre Jawa Tengah akan didistribusikan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Menurutnya, pengiriman beras ke luar provinsi melalui program Move Nasional, sebagai upaya untuk memenuhi pemerataan stok nasional, dalam rangka mendukung pilar keterjangkauan ketahanan pangan. Rencananya, pengiriman dilakukan secara bertahap sebanyak tiga kali.

“Pada tahun ini, sebanyak 3.000 ton beras dikirimkan ke Kalimantan dan 2.000 ton beras dari Subdivre Pati ke Kalimantan Tengah, serta 1.000 ton beras dari Subdivre Semarang dengan tujuan Kalimantan Barat,” ujarnya, di Semarang, Kamis. (1/9)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadwalkan akan melepas beras program Move Nasional yang dikirim menggunakan angkutan kapal KM Meratus Katingan di Dermaga Terminal Petikemas Semarang, Jumat (2/9). Beras sebanyak 1.000 ton itu selanjutnya didistribusikan ke Kalimantan Tengah.

Pengiriman beras ke provinsi lain, lanjut Sinoeng, tidak lepas dari upaya penyerapan beras yang dilakukan Perum Bulog Divre Jawa Tengah, bahkan hinga 15 Agustus 2016 realisasi pengadaan gabah beras mencapai 408.166 ton atau 80,84% dari target sebanyaki 505.000 ton.

Sementara, perkiraan panen pada Agustus-Desember mendatang lahan seluas 475.933 hektare dengan pengadaan 2.000-2.500 ton beras per hari, hingga penyerapan akhir tahun ini diperkirakan mencapai sebanyak 538.761 ton atau 107% dari target.

“Secara umum, stok beras di Jawa Tengah dinyatakan aman hingga memenuhi kebutuhan untuk tujuh bulan mendatang. Stok beras aman sampai tiga bulan pertama pada 2017. Kondisi itu sudah memenuhi syarat jika dilakukan pemerataan stok ke daerah yang tidak menjadi sentra produksi beras,” tuturnya. (RS)

117
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>