Sebarkan berita ini:

27-jenang-kudusSEMARANG[SemarangPedia] – Jenang memang selalu identik dengan Kota Kudus. Makanan tradisional khas daerah ini selalu menjadi buah tangan setelah berkunjung di Kota Kretek itu. Bentuknya kecoklatan dengan cita rasa khas yang kenyal dan manis hingga membuat konsumen sangat menyukainya.

Di tempat asalnya, Jenang Kudus merupakan salah satu produk komoditas makanan unggulan, bahkan hingga saat ini mekanan nerasa manis itu mudah dijumpai di setiap sudut kota, baik pusat peristirahatan maupun sentra oleh-oleh.

Tidak mengherankan jika beragam merek jenang kini bermunculan di Kota Kudus dari yang kelas industri kecil hingga besar dengan berbagai kemasan yang menarik.

Untuk merasakan makanan yang terbuat dari bahan bakau tepung beras ketan, santan kelapa dan gula Jawa ini tidak perlu datang ke Kudus. Pasalnya, makan ringan ini tersaji dalam pameran ‘Kudus Trade Show 2016’ yang digelar di Java Mall, Semarang.

Sentra usaha yang menyanjikan jenang di pameran itu adalah pusat Jenang Dua Dua Bariklana. UMKM Ini menawarkan aneka citarasa jenang yang bisa dinikmati pengunjung.

“Kami sediakan varian jenang dari mulai coklat, susu, wijen, rasa buah yang dikames dalam tiga bentuk mika, kotak dan kuncir dengan isian yang disesuaikan,” ujar Muzayanah pemilik Jenang Dua Dua Bariklana kepada semarangpedia.com, Kamis.  (27/10).

Muzayanah menuturkan, yang membedakan dari jenang buatannya selain menjaga keaslian pengolahan juga menawarkan varian jenang tiga rasa sekaligus dalam satu gigitan.

“Kreasi jenang spesial yang kami ciptakan sekaligus sajikan kali ini berupa jenang tiga rasa dengan rasa kopi susu dan coklat,” tuturnya.

Rasa jenang tiga rasa yang ditawarkan terbilang nikmat dan hampir sama dengan jenang merek unggulan. Setiap gigitan dan kunyahan pertama, lidah langsung menakap tiga rasa jenangnya. Rasa itupun berlanjut hingga gigitan terakhir.

Dia menuturkan Jenang yang diproduksi di Jalan Pattimura No 22 (Timur Muesum Kretek) Kudus ini, dijual dalam potongan-potongan kecil, dibungkus kertas kaca dengan varian harha terjangkau.

“Khusus di pameran Kudus Trade Show untuk bungkus Mika isi 30 biji dihargai Rp15.000, Original bentuk bungkus kertas dengan isian enam biji dijual Rp7.500,  kemudian bungkus Kuncir isi 34 biji dengan Rp16.000 dan Bentuk besar aneka rasa dihargai Rp25.000,” tuturnya.

Dalam pameran pesona Kudus tersebut,  dia menambahkan pada pembukaan pertama pada Rabu (26/10), sudah banyak pegunjung mencoba dan sekaligus membeli jenang produknya.

Dia mengharapkan hingga akhir acara pengunjung bisa meningkat dan jenangnya bisa terjual habis.

“Ke depan kami akan menyajikan varian- varian baru dari rasa untuk konsumen,” ujarnya.

Bagi penikmat jenang atau yang kebetulan berada di Java Mall tidak ada salahnya mampir berkunjung ke stand Jenang dan stand lainya di Kudus Trade Show 2016 yang dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.Acara tersebut berlangsung 26 hingga 30 Oktober 2016. (RS)

358
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>