Sebarkan berita ini:

8-jenasah-auraSEMARANG[semarangPedia] – Korban meninggal dunia Aura Safia Nugroho berusia 7 tahun yang diduga diracun oleh ayah kandungnya David Nugroho seusai menjalani otopsi di Rumah Sakit Dokter Kariyadi, Selasa sore (8/11) tiba di Rumah duka di Jomblang Perbalan, Candisari Kota Semarang.

Nenek korban, Sumarni menangis histeris disaat jenasah Aura tiba di rumah untuk di semayamkan sebelum dimakamkan

Setelah di Sholati jenasah Aura siswi kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 3 Candisari, Kota Semarang, Selasa sore (8/11) sekitar pukul 15.00 WIB, langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Cantung, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Sejumlah kerabat, dan tetangga turut mengantarkan korban ke tempat pemakaman

Menurut Sumarni, nenek korban, anaknya David dan istrinya Dian Kumaladewi baik orangnya, keduannya kos di daerah Tegalsari, sementara kedua cucunya Aura Safia Nugroho dan Junior Ronald Nugroho diasuh dan tinggal bersama kakek dan neneknya.

Dalam menjalin hubungan suami istri anak menantunya tidak ada permasalahan yang terlalu serius.

“Anak saya dan istrinya baik-baik saja, mereka kos di wilayah Tegalsari, Semarang, sementara anaknya saya asuh dan tinggal disini, meski adakalanya mereka tidur di rumah kos orang tuanya, tapi sekarang istrinya anak saya tidak tahu kemana,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu keluarga yang tinggal di Perbalan Jomblang Candisari Semarang nekat bunuh diri dengan menenggak minuman racun serangga. Dua orang selamat dan masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit, sementara satu lainnya tewas saat perjalanan ke Rumah Sakit. (HN/RS)

302
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>