Sebarkan berita ini:

11-kurniaSEMARANG[Semarang Pedia]- Keluarga korban yang hanyut di Sungai Segoro datang ke Kamar Mayat Rumah Sakit Kariyadi Semarang untuk memastikan jenasah Kurnia Dwi Wahyuni yang berhasil ditemukan Tim SAR.

Sebelum di bawa pulang ke tempat tinggalnya di Desa Balong, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, pihak keluarga harus memastikan jenasah Kurnia Dwi Wahyuni.

Suparmin Ayah Korban mengaku iklas dengan kepergian putrinya Kurnia Dwi Wahyuni (18) mahasiswa yang baru masuk Jurusan Matematika Fakultas MIPA angkatan 2016 di Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu.

Jenasah Kurnia Dwi Wahyuni, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang hanyut di sungai Segoro, berhasil ditemukan di sungai Mayangsari pada Senin malam (10/10) dan jasadnya langsung di bawa pulang pihak keluarga setelah sebelumnya di bawa ke RS Kariadi Semarang.

“ Benar itu jasad anak saya, setelah semuanya selesai langsung di bawa pulang dan besok hari ini (11/ 10) akan segera dimakamkan,” tuturnya.

Sebelumnya Kurnia Dwi Wahyuni dilaporkan hanyut terbawa derasnya arus sungai Segoro bersama 13 rekannya. Namun, semua teman korban, telah ditemukan selamat oleh Tim SAR gabungan pada Minggu malam. (9/ 10)

Sebelum dilaporkan hilang, Kurnia Dwi Wahyuni yang baru kuliah tiga bulan, sempat berpamitan kepada ayahnya  mau mengikuti kegiatan di gunung.

Dengan ditemukan dan dipastikannya bahwa korban hanyut di sungai Segoro, adalah Kurnia Dwi Wahyuni pada Senin malam (10/10), Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Semarang Tri Joko Priyono mengatakan operasi SAR langsung ditutup.

“Setelah ditemukannya dipastikannya korban  adalah Kurnia Dwi Wahyuni, maka untuk operasi Tim SAR gabungan kita tutup”, ujarnya di hadapan para relawan SAR.

Tri Djoko menuturkan dalam melakukan operasi Tim SAR, Basarnas tidak memungut biaya sepeser pun, atau meminta uang.

“Kita beserta relawan lain melakukan secara iklas tidak ada sepeserpun biaya dalam setiap melakukan operasi SAR , apabila ada yang mengatasnamakan Basarnas maupun relawan SAR lain dengan meminta biaya atau bayaran, agar segera mengkonfirmasi dan menghubungi kantor Basarnas” ujarnya usai menutup operasi SAR. (HN/RS)

149
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>