Sebarkan berita ini:

9-JokowiSEMARANG[SemarangPedia] – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan semua warga WNI yang menyimpang dana di bank luar negeri sudah diketahui, baik di Bank Singapura, Hongkong, Swis dan lainnya.

“Saya sudah mengetahui semuanya, baik nama, alamat, paspor. Namun tidak perlu diungkapkan untuk hal yang tidak baik, harus digunakan untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya saat memberi pemaparan dalam sosialisasi program amnesti pajak, di Hotel Patrajasa, Semarang, Selasa malam. (9/8/)

Dia yakin data dana yang sudah dibawa masuk ke dalam negeri dipastikan bakal aman. Namun, tidak bisa dijadikan dasar untuk penyelidikan sampai penuntutan.

Data tersebut juga tidak bisa diberikan pada siapapun. Sementara bagi siapapun yang membocorkannya, akan dikenakan hukuman selama lima tahun penjara.

“Kalau bocor berarti petugas pajak yang membocorkan, Dirjen pajak diingatkan agar lebih hati-hati,” tuturnya.

Menurutnya, program amnesti pajak ini, semua pihak di antaranya Kapolri, Kejagung sudah sepakat dan menandatangani kesepakatan bersama.

Acara sosialisasi program amnesti pajak itu dihadiri Menteri Keuangan  Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Dirjen Pajak, Ketua OJK dan  sebanyak 2.500 pengusaha serta pejabat termasuk Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jateng.

Jokowi juga mengisyaratkan akan mengawasi pelaksanaan program Tax Amnesty (pengampunan pajak) bagi Wajib Pajak yang belum melaporkan harta dan melunasi pajak paling lambat selama 31 Maret 2017.

“Pengawasan akan diperketat dalam pelaksanaan program pengampunan pajak ini, termasuk masyarakat yang belum melaporkan SPT tahunan, bersamaan tax amnesty ini,” ujarnya.

Jokowi mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk berpartisipasi dalam program amnesti pajak dan  menggarisbawahi pentingnya kebijakan amnesti pajak.

“Program amnesti pajak akan membawa efek positif bagi perekonomian Indonesia secara menyeluruh  termasuk bagi pembangunan infrastruktur penyerapan tenaga kerja, likuiditas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi,” tururnya.

Melalui program pengampunan pajak, Jokowi menambahkan pemerintah memberikan kesempatan bagi semua wajib pajak, baik wajib pajak kecil maupun besar.

Program amnesti pajak, menurutnya, dilakukan sebagai upaya pembangunan menuju Indonesia lebih makmur. (RS)

84
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>