Sebarkan berita ini:

JAKARTA [SemarangPedia ] –  Presiden RI Ir Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh umat Islam Indonesia menyambut dan menjalankan ibadah puasa 1439 Hijriyah, dengan mengedepankan rasa saling menghormati, toleransi dan persaudaraan yang tinggi.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin melalui siaran pers mengatakan ajakan Jokowi itu, disampaikan disela menjalankan tugas rutin kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (17/5).

“Mari kita jalankan ibadah puasa ini dengan hati damai, bersih dan saling menghormati  diantara kita. Saya mengajak semuanya untuk menjaga toleransi dan mengedepankan kerukunan, sebagaimana yang diajarkan rosulullah SAW,” ujarnya.

Sebelumnya mengawali rangkaian ibadah bulan puasa ramadlan tahun ini, Jokowi menjalankan ibadah sholat tarawih hari pertama di masjid negara Istiqlal Jakarta, Rabu (16/5) malam.

Dengan mengenakan baju koko warna putrih, bersarung dan berpeci hitam Jokowi begitu tiba di masjid Istiqlal langsung menjalankan sholat sunnah tahiyyatul masjid.

Beberapa Menteri Kabinet Kerja turut menyertai  Presiden, di antaranya Menko Polhukkam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Mensesneg Pratikno, Menteri PU dan PR  Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo dan Kepala Staf Kepresidenan Muldoko.

Usai menjalankan sholat isyak sebelum mengikuti sholat tarawih berjamaah, Jokowi  bersama jamaah mengikuti ceramah kegamaan yang disampaikan Imam besar masjid Istiqlal Pror Dr Nasarudin Umar, MA.

Dalam ceramahnya Nasarudin mengajak jamaah untuk hati-hati dalam berkomunikasi baik menggunakan lesan maupun alat komunikasi berupa pesawat handphone (HP), terutama disepanjang buan ramadlan ini. Waktu yang lowong lebih baik  digunakan untuk membaca Al Qur’an dibanding hanya untuk bermain dengan alat komunikasi HP.

“Kemuliaan ramadlan jangan ditukar dengan kenikmatan sesaat. Hati-hati memberikan statement, termasuk memberikan pernyataan dengan menggunakan jari kita untuk sekedar meng-enter whatsapp. Kalau lisan kita dituntut berpuasa, jari kitapun sebaiknya juga ikut berpuasa, saya mengajak kepada semuanya mari kita tinggalkan benda kecil itu dan menggantinya dengan kegiatan membaca Al Qur’an,” tutur Prof Nazar.

Sholat tarawih hari pertama di masjid Istiqlal dipimpin Drs KH Muhasyim Abdul majid, MA. Usai mengikuti sholat tarawih berjamaah di masjid negara ini, Jokowi langsung meninggalkan masjid Istiqlal. (SMH/RS)

5
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>