Sebarkan berita ini:

13-kikSEMARANG[SemarangPedia] – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meresmikan Kawasan Industri Kendal (KIK) di Kabupaten Kendal, Senin (14/11).

Menurut rencanakan, Jokowi akan didampingi Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada peresmian KIK yang dibangun dengan usaha patungan antara Graha Buana Cikarang, anak perusahaan PT Jababeka Tbk dengan Sembcorp Development Indonesia Pte Ltd, anak perusahaan Sembawang Development Ltd yang berbasis di Singapura.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto mengatakan  KIK sebagai kawasan terintegrasi pertama di Jateng yang bakal memebrikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional ke depan.

Dengan demikian, dia menambahkan selama ini kawasan industri di Pulau Jawa hanya berpusat di Jakarta, Jabar, dan Jatim, sehingga kini sudah menunjukkan kepadatan dan mulai beralih ke Jatang yang dinilai memiliki potensi sangat baik ke depan.

“Kami mengharapkan dengan adanya KIK, akan terjadi pemerataan ekonomi dan industri, terutama di Jawa bagian tengah. Namun, orientasinya berbeda pada KIK pengembangannya sebagaian besar untuk industri berbasis ekspor dan ¬†padat karya,” ujarnya, di rumah Dinas Gubernur Jateng di Puri Gedeh, Semarang, Minggu (13/11).

Tahun ini, dia menambakan terdapat 20 investor yang menanamkan modal di lahan KIK dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai 4.000 orang. Dari jumlah investor sebanyak itu, tercatat 70% di antaranya investor nasional.

Dia mengatakan masyarakat di sekitar Kabupaten Kendal akan menjadi prioritas rekrutmen tenaga kerja pada sejumlah industry di KIK.

“Kalau yang dari perusahaan asing, kemungkinan yang menduduki jabatan tingi, tetap tenaga kerja asing. Perusahaan punya kebijakan sendiri soal ini, tapi saya yakin, mereka tetap butuh tenaga kerja lokal yang cukup banyak,” tuturnya.

Kalangan industri yang sudah berinvestasi di KIK berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Jepang dengan mendirikan sejulah pabrik yang befgerak berbagai sektor, seperti furnitur, makanan, dan baja. Perusahaan tersebut di antaranya PT Tat Wai Industries, PT APP Timber, PT Praya, PT Ganfa Sugih Arthaboga, dan Steel Fabricator Company. (RS)

106
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>