Sebarkan berita ini:

 

SEMARANG[SemarangPedia]- Soto Pak Man di Jalan Pamularsih kembali menjadi pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai menu santap pagi saat melakukan kunjungan kerja di Semarang, Sabtu (20/10).

Sejumlah pejabat turut mendampingi, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta istri.

Jokowi tiba di soto Pak Man sekitar pukul 07.30 WIB. Yang jadi sajian andalan Soto ayam menjadi sajian andalan dengan kuah rempah yang sedap, aneka jenis sate, gorengan serta kerupuk. Terakhir kali Jokowi menikmati Soto Pak Man pada 14 April silam.

Selain Ganjar, juga ikut mendapingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Wuryanto serta Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono serta Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Kehadiran Jokowi tentu mengundang perhatian masyarakat sekitar. Terlebih dengan panjangnya rangkaian mobil.

Valentiano salah satu warga Puspuwarno Tengah RT 4 RW 6 Semarang menuturkan baru kali ini melihat Jokowi. Meskipun sebelumnya Jokowi pernah makan di Soto Pak Man, namun ketika itu Valentiano tidak sempat melihat, meski rumahnya berada di belakang warung makan itu.

“Pengin dikasih kaos, tapi tidak dapat. Ini tadi juga ngajak teman-teman,” ujarnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB rombongan Jokowi keluar dari warung soto ayam paling tenar di Semarang itu menuju Pasar Karangayu.

Di Pasar Karangayu ratusan pedagang dan pengunjung pasar pun penuh sesak menanti kehadiran suami Iriana itu. Begitu Jokowi tiba dan turun dari mobil, pedagang semakin merangsek berebut jabat tangan.

Beberapa pedagang pun berteriak-teriak menawarkan dagangannya. Di sepanjang jalur yang dilewati Jokowi tersebut berjejer pedagang buah, gorengan, kembang, lepet lontong dan lainnya.

“Pak Jokowi sawo pak. Manis ini pak,” teriak Jajang Rubiyanto menawarkan, yang langsung dijawab Jokowi.

“Sawo opo? Manis? Ya sudah beli empat kilo,” ujar Jokowi sambil langsung melanjutkan jalan.

Jajang mengatakan harga sawo perkilogram miliknya seharga Rp17.000. Namun oleh Jokowi dia diberi uang Rp100.000 untuk pembelian 4 kilogram sawo.

“Kembaliannya saya berikan ke ajudan tidak mau,” tutur Jajang. (RS)

7
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>