Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Akademi Statistika (AIS) Muhammadiyah Semarang kembali mewisuda sebanyak 40 mahasiswa program Diploma III Statistika ke 23, di Hotel Patra Jasa Semarang, Senin. (25/9)

Para lulusan satu-satunya akademi statistik swasta di Tanah Air ini sebagian besar sudah terserap ke dunia kerja.

”Jumlah tenaga ahli statistik ini jumlahnya memang tidak sebanding dengan permintaan, mengingat hampir semua perusahaan membutuhkan ahli statistik baik dalam penelitian, pengembangan maupun survei,” ujar Direktur AIS Muhammadiyah Semarang Wellie Sulistijanti usai acara wisuda itu.

Sementara lulusan akademi statistik, lanjutnya,  milik pemerintah sebagian besar masuk ke Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga kekurangan tenaga ahli statistik itu menjadi peluang pagi perguruan tinggi swasta untuk ikut mengembangkan jurusan tersebut.

Menurutnya, lapangan kerja lulusan statistika sangat terbuka lebar karena hanya sedikit perguruan tinggi yang membuka program studi Statistika. Di Indonesia ada lima perguruan tinggi statistik negeri dan untuk swasta AIS Muhammadiyah.

”Sampai saat ini kami telah meluluskan 1.328 orang yang tersebar di seluruh Tanah Air,” tuturnya.

Dia menuturkan untuk lebih menjamin mutu lulusannya, kampus AIS Muhammadiyah kini membangun pesantren mahasiswa untuk mencetak tenaga Ahli Madya Statistika yang berakhlakul karimah.

Hal itu, dia menambahkan sebagai bentuk pembeda antara program Diploma III AIS Muhammadiyah dengan yang lain.

“Selama satu tahun pertama mahasiswa mengikuti pesantren mahasiswa dan menginap di asrama yang ada di kampus, tahun berikutnya bebas dan akan terus seperti ini setiap ajaran baru,” ujarnya.

Menurutnya, selain meningkatkan mutu mahasiswa didiknya, AIS Muhammadiyah juga bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri seperti Universitas Kebangsaan Malaysia dan Universitas Kuala Lumpur, untuk meningkatkan sumber daya dosen dalam kerja sama penelitian dan jurnal ilmiah.

Sementara, Koordinator Kopertis VI Prof DYP Sugiharto yang hadir pada acara tersebut mengatakan kualitas para lulusan AIS Muhammadiyah memang banyak dibutuhkan, karena  hampir di setiap instansi membutuhkan ahli statistik dan lulusan yang ada tidak sebanding.

“Ahli-ahli statistika masih sangat dibutuhkan, dan AIS Muhammadiyah telah mengambil peran itu, lulusannya sangat kompeten,” tuturnya.

26
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>