Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama instansi terkait gencar melakukan sosialisasi di perlintasan sebidang di wilayahnya, sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan perlintasan sebidang merupakan salah satu titik yang sering terjadi kecelakaan kereta api dengan kendaraan penyeberang lintasan.

Melihat fakta tersebut, menurutnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama instansi terkait terus melakukan sosialisasi di sejumlah Perlintasan Sebidang.

“Kami menggandeng pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan, TNI, relawan serta pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi selama dua hari mulai Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) di Perlintasan sebidang yang berlokasi di wilayah Semarang dan sekitarnya,” “ ujarnya saat menggelar sosialisasi di perlintasan KA Ganefo Mranggen, Demak, Rabu (18/9).

Krisbiyantoro menambahkan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang semakin meningkat.

“Planggaran lalu lintas di perlintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan, tetapi juga perjalanan kereta api,” tuturnya.

PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang mencatat terdapat 124 perlintasan sebidang yang resmi dan 309 perlintasan sebidang yang tidak resmi.

“Sedangkan perlintasan tidak sebidang baik berupa flyover maupun underpass berjumlah 11 dan 18 ,” ujarnya.

Seperti diketahui, dari Janurai hingga akhir Agustus 2019, di wilayah PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang telah terjadi 55 kali kecelakaan yang mengakibatkan 41 orang tewas.

Salah satu tingginya angka kecelakaan pada perlintasan juga kerap terjadi lantaran tidak sedikit para pengendara yang tetap nekat melaju, meskipun sudah ada peringatan melalui sejumlah rambu yang terdapat pada perlintasan resmi. (RS)

7
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>