Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Peraih medali emas sekaligus pemecah rekor atletik dunia pada ajang Kejuaraan Dunia Para Atletik di Dubai, Karisma Evi Tiarani melaporkan prestasi kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (18/11).

Pertemuan Karisma dengan Ganjar penuh dengan suka cita, karena Karisma baru saja menjuarai event internasional dan mengharumkan nama bangsa.

Senyum sumringah dan antusiasme Ganjar langsung muncul saat menemui Karisma yang didampingi dua atlet lainnya Sapto Yugo, peraih medali Perunggu dalam ajang yang sama dan Tara peraih emas dalam ajang Pepapernas 2019.

“Oh ini to yang kemarin viral. Selamat ya. Kamu hebat. Ada videonya tidak, sini saya lihat,” ujar Ganjar kepada Karisma.

Karisma pun langsung mengeluarkan handphone untuk menunjukkan video detik-detik dia menjuarai ajang lomba lari 100 meter kelas internasional itu. Sambil manggut-manggut, Ganjar terpukau dengan aksi Karisma.

“Kamu pakai dukun nggak ini, kok larinya cepat sekali,” tutur Ganjar.

Suasana prnuh akrab dan bahagia terjadi dalam pertemuan itu. Bahkan berulang kali Ganjar mengucapkan selamat kepada atlet-atlet asal Jateng itu, yang berhasil membawa nama harum Indonesia di kancah dunia.

“Mereka luar biasa, bisa menjuarai event kelas dunia. Tentu akan kami dorong terus untuk meraih prestasi hebat selanjutnya. Akan kita siapkan di event terdekat meliputi Asean Paragames di Filiphina dan Olympiade Paralympik di Tokyo tahun depan. Mudah-mudahan mereka bisa berprestasi di sana,” ujar Ganjar.

Dia menambahkan capaian prestasi Karisma, Sapto dan Tara tidak hanya membanggakan Jawa Tengah dan Indonesia. Namun capaian ketiga atlet itu dapat menjadi inspirasi anak-anak penyandang disabilitas lainnya.

“Ini bisa jadi inspirasi, kita tunjukkan bahwa mereka yang penuh semangat, terus berlatih dan punya kemauan tinggi bisa menghasilkan prestasi hebat. Mereka kami fasilitasi, kami berikan semangat dan ruang untuk berlomba. Hasilnya ternyata memuaskan, mereka mampu berjaya di kelas internasional dan mengibarkan merah putih di belahan-belahan dunia,” tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, akan mengajak seluruh orang tua yang memiliki anak luar biasa, untuk tidak minder. Mereka diharapkan mampu mencari potensi dan bakat anak dan terus melakukan pembinaan.

“Yakinlah bahwa Tuhan memberikan anak difabel itu adalah sesuatu yang luar biasa. Maka, harus diperhatikan dengan luar biasa pula. Pesan saya, jangan disembunyikan, ayo diajak sekolah, dilatih dan didorong pada bakat luar biasa yang dimiliki,” ujarnya.

Sementara itu, Karisma menuturkan sangat bangga dapat meraih prestasi hebat itu. Dia tidak menyangka, berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia sebelumnya.

“Tidak menyangka, karena lawannya lebih senior dan sudah berpengalaman mengikuti ajang ini. Saya baru pertama kali,” tutur Karisma yang mengaku menekuni dunia atletik sejak 2014 itu.

Penyandang Tuna Daksa itu optimis akan mampu meraih prestasi hebat lain dalam ajang selanjutnya. Saat ini, Karisma sedang bersiap menghadapi Asean Paragames di Filiphina dan Olympiade Paralympik di Tokyo.

“Tahun depan bersiap mengikuti ajang itu. Mudah-mudahan bisa meraih prestasi terbaik,” ujar putri kedua pasangan Riyanto dan Istikomah ini.

Karisma, Sapto dan Tara pun kompak sepekt akan memberikan motivasi kepada teman-teman penyandang disabilitas lainnya. Mereka meminta agar anak dengan kebutuhan khusus tidak minder dan terus mengasah bakat dan minatnya.(RS)

15
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>