Sebarkan berita ini:

23-ibu-hamilSEMARANG[SemarangPedia] – Pemprov Jateng terus berupaya menekan angka kematian ibu (AKI) melahirkan, meski kasus AKI hingga November 2016 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah  Sri Puryono mengatakan pihaknya terus  mengupayakan berbagai strategi untuk menekan angka AKI di provinsi ini.

Menurutnya, berdasarkan data, hingga November 2016 AKI di Jateng mencapai 520 kasus, mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 619 kasus.

“Sampai dengan awal November terdapat 520 kasus ibu meninggal dan ini kalau dibandingkan  2015 menurun, ahun atau terdapat 619 kasus. Kami terus berupaya maksimal agar turunnya lebih signifikan paling tidak harus turun sampai 200-an,” ujarnya, di Semarang.

Sementara untuk penurunan kasus angka kematian bayi baru lahir (AKB) di Jawa Tengah, sudah cukup signifikan mencapai 50%.

“Pada tahun sebelumnya, AKB sebanyak 5.571 kasus dapat diturunkan menjadi 2,738 kasus untuk bayi usia 0-1 tahun,” tuturnya.

Selain AKI dan AKB, lanjutnya, masalah kesehatan yang perlu diselesaikan adalah masih rendahnya derajad kesehatan masyarakat Jawa Tengah, sehingga  para penyelenggara kesehatan tidak hanya butuh profesionalisme dan kompetensi, namun juga harus memiliki integritas, agar mutu pelayanan kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan.

“Dengan integritas yang dimiliki, mereka tidak akan pernah lelah menyosialisasikan budaya hidup sehat kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya. Profesionalisme, kompetensi dan juga integritas wajib dimiliki oleh setiap penyelenggara kesehatan untuk menjamin mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dia mengharapkan dengan memiliki tiga kriteria itu, penyelenggara kesehatan, baik dokter, perawat dan institusi kesehatan akan menjadi kader tunas integritas yang dapat meningkatkan derajad kesehatan masyarakat.

“Kesehatan masyarakat ini penting karena merupakan sumber daya pembangunan bangsa kita. Kalau masyarakatnya kurang sehat gimana mau membangun,” ujarnya. (RS)

 

142
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>