Sebarkan berita ini:

5- JatengparkSEMARANG[SemarangPedia] – Areal lahan di kawasan Wana Wiasata Penggaron Kabupaten Semarang layak untuk pembangunan Taman Safari yang santer akan menggunakan nama Jateng Park.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng Urip Shihabudin mengatakan Taman Safari Jateng atau “Jateng Park” sudah layak dibangun di kawasan Wana Wisata Penggaron, Desa Susukan, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang.

Menurutnya, berdasarkan hasil kajian dari tim ahli penyusun dokumen feasibility studi (FS) dan rencana bisnis, dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyebutkan jika ditinjau dari sejumlah aspek, wilayah Penggaron sangat tepat untuk pembangunan ‘Penggaron Ecotourism’.

“Saat tim dari Undip memaparkan hasil kajiannya dari aspek ekologi, kebutuhan wisata, ekonomi, sosial, seluruhnya mendukung rencana pembangunan Jateng Park,” ujarnya usai mengikuti pemaparan  di ruang rapat kantor Gubernur Jateng, Kamis (4/8).

Dia menuturkan pembangunan Taman Safari Jawa Tengah atau Jateng Park diperkirakan akan mulai dibangun pada 2017. Sebelum direalisasikan pelaksana akan membentuk perusahaan pengelola Jateng Park.

“Saat ini segera dilakukan percepatan untuk membentuk perusahaan baru antara Pemprov Jateng, PT Perhutani dan pihak swasta,” tuturnya.

Pemprov Jateng melalui PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) dan PT Perhutani melalui PT Palawi segera  membentuk perusahaan yang akan mengelola “Jateng Park” di kawasan itu.

Sesuai kesepakatan kedua belah pihak rencananya Pemprov Jateng bersedia menyetor modal sebesar Rp4,9 miliar melalui PT SPJT untuk pengelolaan  pada pembangunan proyek rekreasi Jateng Park.

Sementara PT Perhutani melalui PT Perhutani Alam Wisata (Palawi) akan menyetor senilai Rp5,1 miliar dengan menguasai saham Jateng Park sebesar 5,1% dan Pemprov Jateng 4,9%.

Modal awal SPJT akan menyetorkan sebesar 25% dari modal keseluruhan Rp40 miliar, sedangkan Palawi akan menyetor 5,1% atau sebesar Rp 5,1 miliar pada perusahaan baru yang segera akan dibentuk.

Modal itu bukan untuk pembangunan fisik Jateng Park. Namun, untuk kegiatan awal seperti pembuatan dokumen amdal.

Proses pembangunan Jateng Park, masih pada tahap penyelesaian rencana usaha. Perum Perhutani Divre Jateng telah menunjuk Universitas Diponegoro untuk pembuatan rencana bisnis yang lebih detil dari masterplan yang sudah disusun tahap awal.

Kawasan wisata Jateng Park di Wana Wisata Penggaron, Kabupaten Semarang sudah dipastikan segera dibangun, setelah sebelumnya tertunda-tunda akibat sejumlah investor yang berminat gagal merealisasikan,

Sebelumnya sejumlah investor berminat mendirikan Jateng Park di kawasan tersebut, namun mereka terbentur dengan perizinan dari Kementenrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), karena lahan di kawasan itu sebagian besar miliknya Perum Perhutani.

Kondisi itu, mengakibatkan rencana Pemprov Jateng mewujudkan kawasan wisata tersebut tertunda hingga beberapa tahun terakhir, meski proyek wisata sudah ditawarkan kepada investor sejak 2010.

Namun, kini obyek wisata itu bakal terwujud dibangun setelah ada kesepakatan kerja sama antara Pemprov Jateng dengan Perum Perhutani Divre Jateng. Bahkan kedua belah pihak sepakat akan membentuk perusahaan perusahaan baru.

Investasi pembangunan Jateng Park telah mengalami perubahan dari semula direncanakan sebesar Rp2 triliun akan membengkak menjadi Rp3 triliun, karena terjadi ada pembangunan jalan simpang susun dan jalan masuk berikut lampu penerangan. (RS)

531
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>