Sebarkan berita ini:

12-SimpanglimaSEMARANG[SemarangPedia] – Pemprov Jateng akan menggelar upacara memperingati hari jadi ke-66 dengan melibatkan semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya dengan mewajibkan menggunakan pakaian adat.

Upacara hari jadi Jateng ke-66 tahun itu akan dilaksanakan  di Lapangan Pancasila Simpanglima, Senin (15/8).

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng N Rachmadi mengatakan semua PNS yang mengikuti upacarta diwajibkan menggunaan pakaian adat yang sebelumnya sudah rutin dilakukan setiap tanggal 15.

Namun, lanjutnya, karena tanggal itu  bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-66 Provinsi Jawa Tengah, sudah sewajarnya para PNS wajib menggunakan pakaian adat.

Menurutnya, pakaian yang digunakan berupa beskap Jawi Jangkep, lengkap dengan blangkon, keris, dan selop. Pakaian itu merupakan pakaian khas Jawa Tengah yang berasal dari kaum bangsawan dan keluarga keraton Surakarta.

“Pakaian beskap Jawi Jangkep digunakan pada acara-acara adat dan acara resmi keraton. Karena ini adalah acara resmi, maka dipilihlah beskap Jawi Jangkep. Tidak menutup kemungkinan pada upacara tahun-tahun berikutnya akan menggunakan pakaian adat dari daerah lain yang ada di Jawa Tengah,” ujarnya, Jumat. (12/8)

Sinoeng menuturkan tidak hanya PNS, pemprov juga melibatkan unsur TNI/ Polri, mahasiswa, pelajar SMA/SMK, dan pramuka. Bahkan akan mengundang tamu seluruh mantan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah.

Dalam  pelaksanaan upacara bendera itu, kawasan Simpanglima ditutup untuk jalur transportasi mulai pukul 07.00 WIB dan arus lalu lintas akan dialihkan melalui Jalan Sriwijaya, Jalan Veteran, kawasan Kampung Kali, Jalan Erlangga, Jalan Pandanaran II, dan sekitarnya.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat karena kawasan Simpanglima ditutup sementara untuk upacara bendera dan disarankan pengguna jalan mencari jalur alternatif lain di sekitar Simpanglima,” tuturnya.

Puncak perayaan Hari Jadi ke-66 Provinsi Jawa Tengah akan digelar di Kota Magelang pada 26-28 Agustus 2016 dengan beragam kegiatan yang dikemas dalam konsep pesta rakyat.

Konsep perayaan hari jadi yang digelar tahun ini hampir sama dengan perayaan tahun lalu. Namun, pemprov akan mengangkat makanan khas daerah setempat pada pesta rakyat tahun ini.

Kota Magelang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan, karena Pemprov sengaja menggelar secara bergiliran. Pada 2014, kegiatan serupa dilaksanakan di Kota Semarang dan 2015 di Purwokerto. Kegiatan perayaan k ke depan dipusatkan di alun-alun Kota Magelang, Rumah Dinas Bakorwil II Kota Magelang, Rindam Kota Magelang, dan SMA atau tempat umum. (RS)

211
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>