Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Proyek pembangunan Hotel Tentrem di Jalan Gajahmada Semarang, terbakar Sabtu pagi (28/12), hingga sebagian lantai 8 an 9 dilahap si jago merah.

Api diketahui mulai terlihat pukul 04.00 WIB dari lantai 7 tower hotel 1 kamar unit standart dan 1 kamar unit suit connecting room disisi Jalan Gajah Mada, security proyek yang mengetahui kemudian berusaha memadamkan dengan alat pemadam ringan.

Namun, karena api sudah menjalar sampai dengan lantai 8 dan 9 atau sebagian diarea koridor itupun hanya setengah area lantai dan security tidak bisa memadamkan api, hingga meminta bantuan dinas pemadam kebakaran setempat.

Pemadam kebakaran datang pukul 04.30 WIB dan langsung berusaha memadamkan api yang sudah menjalar sampai lantai 8 dan 9 hotel dibagian koridor, hingga pukul 06.00 WIB api sudah padam dan mulai dilaksanakan pendinginan.

Akibat kebakaran itu, 2 kamar contoh di lantai 7 terbakar habis dan sisanya hanya bagian koridor . Namun tidak ada korban jiwa.

Gedung Tentrem memiliki 2 tower yang dibangun berjajar, sedangkan yang terbakar terjadi pada satu tower sebelah selatan.

Kapolsek Semarang Tengah AKP Didi Dewantoro mengatakan saat ini masih dilakukan olah tempat kejadian perkara dan belum bisa diketahui penyebab pasti kebakaran.

“Ini masih olah TKP. Kebakarannya sampai lantai 8 dan 9. Tidak ada korban jiwa,” ujar Didi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Hotel Candi Baru (HCB) Irwan Hidayat menuturkan kebakaran gedung Temtrem itu, diharapkan tidak akan merubah jadwal peresmian Hotel Tentrem pada April 2020.

Menurutnya, hingga saat ini masih diadakan investigasi oleh pihak berwajib penyebab kebakaran itu, meski  setelah diperiksa ternyata 2 kamar hotel tidak terbakar , hanya kena asap saja, karena asapnya banyak akibat yang terbakar kabel dan karet di lantai 7 dan itu hanya bagian kecil selasar depan kamar.

Proyek hotel, apartemen dan mal Tentrem senilai Rp1,4 triliun itu, dibawah naungan pengelolaa  PT Candi Baru dan dibangun di atas tanah seluas 9.000 m2 dengan luas bangunan 85.000 m2 dan berdiri dua tower.

Irwan mengatakan proyek hotel, apartemen dan mal Tentrem itu ditargetkan  23 April 2020 sudah dapat beroperasi dan kejadian kebakaran itu diharapkan tidak merubah jadwal peresmian pada April tahun depan. (RS)

31
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>