Sebarkan berita ini:

8- daging-sapi1SEMARANG[SemarangPedia] – Kebijakan pemerintah mengimpor daging sapi guna menekan harga di pasaran diperkirakan masih sulit terwujud dengan mencapaian dibawah  Rp 80.000 per kg, menyusul melonjaknya permintaan konsumen akan komoditas itu terus berlangsung hingga Lebaran.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah Ahsin Makruf mengatakan distribusi impor daging sapi hanya sampai di kota besar hanya untuk memenuhi permintaan cukup besar dan tidak menyentuk ke pasar di daerah.

Kondisi itu, lanjutnya, mengakibatkan kuota impor daging itu tidak sampai hingga ke wilayah kabupaten dan habis lebih dulu untuk memenuhi kebutuhan pasar  di sejumlah kota besar.

“Impor daging diprediksi hanya sampai kota besar saja mengingat permintaan dari kalangan hotel, restoran dan acara hajatan besar lainnya cukup tinggi,” ujarnya kepada SemarangPedia.com,  Rabu (8/6).

Dia menjelaskan saat ini harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Jawa Tengah belum menunjukkan adanya tanda tanda harga penurunan, kemungkinana justru meranagkak naik.

“Dari pantauan dewan harga daging sapi di pasar tradisional masih cukup tinggi hingga mencapai kisaran harga Rp110.000/kg,” tuturnya.

Sementara, terkait kebutuhan daging sapi di Jawa Tengah, data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng menyebutkan, pada momen Ramadan tahun ini kebutuhan daging sapi mencapai sebesar 39.932 ton, sedangkan stoknya saat ini sebanyak 48.519 ton, sehingga surplus 8.587 ton. (RS)

46
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>