Sebarkan berita ini:

29- Perumahan SederhanaSEMARANG[SemarangPedia]- Kalangan pengusaha real estate optimis penjualan perumahan bersubsidi bakal meningkat, menyusul segera diberlakukan kebijakan Skema baru subsidi pembelian perumahan menggantikan skema lama FLPP.

Pemerintah melalui Kementerian PUPR menyiapkan skema baru dengan subsidi selisih bunga bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sebagai pengganti program subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang sudah berakhir.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, Prijanto mengatakan dengan sekma baru selisih bunga diharapkan masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan rumah sederhana bersubsidi.

“Dengan skema subsidi selisih bunga, masyarakat yang mengajukan pembelian rumah sederhana bersubsidi akan dibantu uang muka sebesar Rp 4 juta,” ujarnya, Jumat (29/7).

Dengan demikian, lanjutnya, masyarakat berpenghAsilan rendah juga bisa melakukan angsuran kredit rumah dengan bunga ringan.

Menurutnya, bantuan uang muka sebesar Rp 4 juta kepada masyarakat berpenghasilan rendah itu, diharapkan bisa meningkatkan penjualan rumah sederhana bersubsidi di berbagai daerah.

Program baru subsidi selisih bunga bagi masyarakat berpenghasilan rendah mulai diberlakukan 1 Agustus 2016 dan ditunjuk empat bank yang melaksanakan terdiri BTN, BNI, Bank Jateng, dan BTN Syariah.

Sementara itu, Kepala Cabang BTN Semarang Agus Susanto menuturkan pengajuan skema tersebut, akan diproses selama tujuh hari dan jika semua memenuhi, maka pengajuan bisa langsung dikabulkan.

“Progam skema baru itu, dipastikan bakal mendorong peningkatan penjualan perumahan bersubsiudi, mengingat bunga yang dibebankan nasabah relatif sangat rendah,” tuturnya. (RS)

298
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>