Sebarkan berita ini:

JEPARA[SemarangPedia] – Jajaran pengurus Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) mengapresiasi penyelenggaraan Jambore Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang berlangsung selama tiga hari mulai 30 Juni-2 Juli 2018, di Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Kabupaten Jepara.

Sebanyak 1.187 anak asuh dari Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah dari berbagai daerah di Jawa Tengah ikut meramaikan penyelenggaraan Jambore yang diselenggarakan Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng.

Peserta sebanyak itu, terbentuk 96 regu yang terdiri putra 51 regu dan putri 45 regu. Peserta berasal dari 91 Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jateng.

Koordinator Wilayah IV ASPERINDO Daerah Jawa Barat, DIY, Jateng dan Jatim Ardito Soepomo mengatakan pelaksanaan jambore di Jepara itu, sangat menginspirasi daerah lainnya, termasuk di Jatim dan Jabar, karena  penyelenggaraannya melibatkan anak panti asuhan dengan beragam kegiatan yang melatih kemandirian, kerja sama dan menumbuhkan kreativitas anak panti.

Menurutnya, kegiatan sosial dengan menyantuni anak yatim sejalan dengan kegiatan ASPERINDO baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Kegiatan ini sangat menginsipirasi daerah lain. Ke depan saya usulkan agar acara seperti ini bisa dilakukan di Jatim dan daerah lain,” ujarnya, disela-sela acara Jambore, Minggu (1/6).

Dia menuturkan kegiatan santunan anak yatim selalu diselenggarakan pengurus baik dalam even HUT ASPERINDO, maupun kegiatan ASPERINDO lainnya. Bahkan penyelenggaraan Jambore akan didukung oleh perusahaan anggota ASPERINDO, seperti JNE, TIKI, Ninja Xpress, KGP Logistics, J&T, DLB, TBT dan perusahaan mitra strategis lainnya.

Ketua MPS PWM Jateng Samsyuddin megatakan kegiatan jambore itu didanai secara swadaya oleh masing-masing Panti Asuhan, dengan tujuan untuk melatih anak panti berkompetisi, serta menggembirakan anak panti yang tidak menyimpang adri aktivitas dakwah Muhammadiyah.

“Dengan dikumpulkan seperti ini, mereka bisa tampil dan menunjukkan eksistensinya mereka. Dan saya lihat, mereka sangat senang,” tuturnya.

Acara itu dihadiri oleh Wakil Ketua PW. Muhammadiyah Jateng, Yusuf Suyono, Ketua ASPERINDO Jawa Tengah Tony Winarno dan pengurus lainnya, Ketua PD. Muhammadiyah Jepara, Fachrurrozi, segenap kader Muhammadiyah Jepara, sedangkan Ahmad Marzuqi Bupati Jepara datang terlambat setelah acara pembukaan hampir selesai.

Ketua Panitia Jambore Panti Asuhan Nasihin menuturkan kegiatan itu merupakan untuk kali kedua yang diadakan oleh MPS PWM Jateng, dari sebelumnya pertama pada 2016 dilaksanakan di Bumi Perkemahan, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Data dari MPS menyebutkan terdapat 102 Panti asuhan Muhammadiyah dan 44 panti Asuhan Aisyiyah. Namun, belum semuanya bisa mengirimkan anak asuhnya untuk ikut menjadi peserta dan berkompetetisi dalam ajang tahunan tersebut.

“Acara kali ini lebih bagus dari tahun sebelumnya. Tahun ini memperoleh sumbangan 3.500 buku dan alat tulis yang disupport dari anggota ASPERINDO dan donator, selain bantuan uang tunai senilai Rp9 juta, yang sebagiannya akan digunakan untuk uang pembinaan,” ujarnya.

Seperti diketahui, terdapat  6 jenis yang dilombakan pada jambore kali ini, terdiri lomba qiro’ah, telling story, cerdas tangkas, wide game tadabbur alam, hasta karya tekonologi tepat guna, dan k-5. dengan total medali akan diperebutkan sejumlah 18 medali. (RS)

28
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>