Sebarkan berita ini:

13-Palu Sidang1SEMARANG[SemarangPedia]- Kejaksaan Tinggi Jateng akan mengedepankan upaya preventif atau pencegahan hukum,  terhadap penanganan perkara kasus korupsi yang belakangan ini semakin meningkat

Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Sugeng Pudjianto mengatakan tren penanganan korupsi kini semakin meningkat, bahkan yang dilakukan perorangan atau kelompok hingga kini masih belum jera.

“Tindakan represif tidak menyelesaikan masalah. Langkah preventif bukan berarti kejaksaan ikut campur tetapi lebih pada memberi arahan supaya tidak keliru,” ujarnya saat menjadi keynote speech pada Seminar Perubahan Paradigma Hukum Menunjang Pembangunan Jawa Tengah, di Gradika Bhakti Praja, di Semarang.

Pemahaman hukum, dia menambahkan agar tidak salah melangkah, Jaksa sebagai pendamping, bahkan tidak dipungut biaya. Mendampingi kalau salah dan sudah terlanjur dilakukan , pada umumnya pemahaman aturannya berbeda beda, hingga perlu disamakan persepsi tentang hukum khususnya pengadaan barang jasa pemerintah.

Menurutnya, penanganan kasus hukum dengan munculnya semakin banyak kasus, termasuk di dalamnya kasus korupsi yang kini menjadi sorotan masyarakat.

”Keberhasilan penegakan hukum bukan banyaknya kasus yang ditangani, tetapi tindakan berupaya untuk menekan semakin sedikit semakin baik,” tuturnya.

Dia menuturkan harus dilakukan perubahan paradigma hukum dimana upaya preventif harus dikedepankan tanpa menghilangkan langkah represif.

”Yang terpenting kalau terjadi kesalahan secepatnya berupaya mengamankan uang negara. Bahkan dikembalikan dulu supaya hak masyarakat tidak berkurang. Jika ada Jaksa yang nakal silakan laporkan kepada saya. Jangan sampai sudah tenggelam baru kita angkat,” tegasnya. (RS)

 

 

96
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>