Sebarkan berita ini:

10-kantor-kejatiSEMARANG[SemarangPedia] – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kini  semakin gencar melakukan pemberantasan korupsi dengan tegas di wilayahnya, sebagai komitmen menjalankan tugas secara profesional dan bermartabat.

Kepala Kejati Jawa Tengah Sugeng Pudjianto mengatakan langkah itu dilakukan untuk mencegah meningkatkan tindakan kosupsi yang merugikan uang negara, meski budaya tindakan kejahatan itu masih sulit ditekan secepat mungkin.

“Pemberantasan korupsi di Jateng dilakukan dengan mengambil langkah tindakan preventif melalui program TP4D, sebagai upaya pencegahan korupsi pada tahap awal,” ujarnya, di Semarang.

Menurutnya, hingga periode Januari sampai dengan November 2016 telah melakukan penyelidikan terhadap 98 perkara, penyidikan 82 perkara, tuntutan 116 perkara dan dari kepolisian 66 perkara.

Dari penanganan kasus tindak pidana korupsi itu, lanjutnya, Kejati berhasil menyelamatkan uang negara senilai Rp11.557.724.620  dan Rp 505.051.894.880 hingga total mencapai Rp 516 miliar.

Selain tindakan represif, dia menambahkan langkah Kejatio juga dilakukan pada tindakan preventif.

Bahkan, lanjutnya, Kejati juga telah melakukan penyelidikan 14 perkara, penyidikan 20 perkara dan penuntutan 40 perkara pada periode yang sama.

Selama dalam melakukan tindakan preventif melalui program TP4D, dapat dicegah tindak pidana korupsi dari keuangan negara yang digunakan untuk pembangunan sebesar Rp 44,9 triliun.

Dia menuturkan tahun ini Kejati lebih banyak melakukan preventif dibanding represif hingga penyelamatan terhjadap  aset negara juga meningkat mencapai Rp516 miliar, dari sebelumnya tahaun lalau hanya senilaqi Rp 11 miliar. (RS)

168
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>