Sebarkan berita ini:
Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informasi Rosarita Niken Widiastuti

SEMARANG[SemarangPedia] – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menerima lebih dari 100 aduan terkait dugaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memposting di media sosial (medsos) menyangkut anti Pancasila, anti NKRI dan lainnya.

Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informasi Rosarita Niken Widiastuti mengatakan hingga saat ini, pihaknya menerima 100 aduan terkait posting ASN di media sosial yang melanggar konsensus nasional.

“Sampai saat ini, kami menerima aduan lebih dari 100 aduan. ASN yang diadukan itu karena memposting di mediasi sosial yang bertentangan dengan Pancasila, anti NKRI, anti pemerintah, bertentangan nilai kebangsaan dan lainnya,” ujarnya saat Sosialisasi Pemantapan Nilai-Nilai Pancasila di Semarang, Kamis (13/2).

Rosarita menambahkan jika masyarakat menemui postingan di media sosial yang dilakukan oleh ASN yang isinya bertentangan Pancasila, provokasi, penghinaan terhadap pemerintah dapat mengadukan ke web Kominfo.

“Silahkan diadukan ke web Kominfo aduanasn.id. Selanjutnya, 11 kementerian terkait akan menindaklanjuti aduan tersebut,” tuturnya.

Seperti diketahui, pada November 2019 lalu, pemerintah melalui 11 Kementerian dan lembaga meluncurkan portal aduanasn.id untuk melaporkan ASN terkait dengan paham radikalisme.

Sedangkan 11 Kementerian dan lembaga itu meliputi Kemenpan RB, Kemenpolhukam, Kemendagri, Kemenag, Kominfo, Kemendikbud, Kemenkumham, BIN, BNPT, BPIP, dan BKN. (RS)

23
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>