Sebarkan berita ini:

IMG_20160510_232238SEMARANG [SemarangPedia] – Puluhan pekerja outshorcing pencatat meter listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar aksi tahlil bersama di depan kantor PT PLN Persero Distribusi Jateng-DIY Jalan Teuku Umar Jatingaleh, mereka yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Listrik Nasional Jateng-DIY menuntut kesejahteraan karyawan.

Ketua FSPLN (Federasi Serikat Pekerja Listrik Nasional) Kota Semarang Rizki Yanuar Wibisono menyatakan, bahwa aksi kali ini merupakan aksi lanjutan yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kami juga telah memperjuangkan nasib ke Disnaker Kota Semarang tetapi juga belum berhasil. Pihak PT PLN Distribusi Jateng-DIY tidak hadir dalam pertemuan tersebut,” kata Rizki di sela-sela aksi di depan kantor PT PLN Persero Distribusi Jateng-DIY, Selasa (10/5).

“Upah yang diterima selama ini tidak sebanding dengan tugas beban kami. Dalam bidang pekerjaan mencatat meter PLN mempunyai resiko dan pengeluarannya yang teramat besar,” katanya.

Rizki menjelaskan, pasalnya para pekerja outshorcing PLN selama ini hanya menerima gaji hanya Rp 1,1 kali UMK dan jadi 1,5 kali UMK. Selain kenaikan upah, pihaknya juga menuntut disediakannya kendaraan operasional beserta uang bensin yang selama ini masih dibebankan pekerja outshorcing PLN.

“Saya berserta rekan – rekan tetap akan bertahan di depan pintu utama Kantor PT PLN Distribusi Jateng-DIY. Samapi pihak manajemen mau menemui dan bernegosiasi dengan jajaran direksi dengan kami,” tegasnya.

Aksi yang berjalan damai ini tetap mendapat pengawalan ketat petugas Kepolisian dari Polrestabes Semarang guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

94
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>