Sebarkan berita ini:

Ganjar1SEMARANG[SemarangPedia] – Guru Besar Akuntansi Unika Soegijapranata Andreas Lako menilai positif terhadap kinerja Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam kepimpinannya kurun waktu 2,5 tahun dengan memberikan nilai A+.

Penilaian itu, berdasarkan pencapaian keberhasilan 88,13% dari target indikator kinerja. Bahkan yang terlihat 455 target indikator kinerja pembangunan Pemprov Jateng pada 2015. Dari 455 indikator itu; 88,13% tercapai, sedangkan 11,87% belum tercapai.

Andreas lako mengatakan selama 2,5 tahun Jateng dipimpin Ganjar tren pertumbuhan ekonomi Jateng pada 2013-2015 meningkat dari pertumbuhan ekonomi nasional. Pada 2015 pertumbuhan ekonomi Jateng 5,67%, sedangkan nasional 4,73%.

“Dibandingkan 2015, capaian target indikator pun meningkat. Kalau dari akademis, nilai 88,13% ini bisa dinilai A plus, sudah bisa naik kelas,” ujarnya dalam Dialog Interaktif Tentang Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Thomas Aquinas, Unika Soegijapranata Semarang, Senin. (2/5)

Menurutnya, dampak positif juga dapat terlihat pada kesejahteraan masyarakat dan turunnya angka kemiskinan dan pengangguran. Bahkan kesenjangan sosial ekonomi di Jateng juga paling rendah dibanding provinsi lain di Jawa.

“Dua tahun Jateng bertahan di angka 0,38 lainnya di atas 0,40,” tuturnya.

Dialog interaktif yang memakan waktu hampir dua jam itu berlangsung menarik, terjadi beberapa kali, Gubernur Ganjar dan Ketua Pansus LKPJ DPRD Jateng Fery Firmawan erlibat debat data dengan nada tinggi.

Andreas menuturkan LKPJ Gubernur sudah memaparkan outcome-nya. Penilaian DPRD terkesan kurang tepat menggunakan indikator pengukuran kinerja dengan membandingkan realisasi dan target, mengingat target seringkali politis, ambisius dan tidak masuk akal, paling realistis haraus mengukur menggunakan pertumbuhan kinerja antar waktu atau periode.

Pakar ilmu pemerintahan dari Universitas Diponegoro Teguh Yuwono menyatakan, debat interaktif merespon LKPJ Gubernur adalah warna baru dalam pendidikan politik masyarakat, karena pertanggungjawaban gubernur sebenarnya kepada rakyat bukan DPRD.

Ketua Pansus LKPJ Fery Firmawan mengakui banyak keberhasilan pembangunan di era Ganjar. Namun, dia menambahkan harus diakui masih ada target yang belum tercapai.

“Yang masih gagal mencapai target ini juga harus disampaikan. Ini sesuai fungsi pengawasan dewan,” ujarnya.

230
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>