Sebarkan berita ini:

24-Batik Handayani1SEMARANG[SamarangPedia] – Batik Handayani, salah satu Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) melakukan inovasi terbaru dengan mengeluarkan produk batik Gradasi Semarangan yang mulai diperkenalkan kepada konsumen.

UMKM klaster batik binaan Dinas Koperasi Dan UMKM Kota Semarang itu, mengeluarkan motif batik baru yang diberi nama Batik Gradasi Semarangan, untuk meningkatkan produk batik dari sebelumnya hanya menciptakan beberapa motif.

Batik Gradasi Semarangan buatan Rini Sri Handayani ini, diperkenalkan kepada konsumen melaui pameran “Ramadhan UMKM Explore” di DP Mall lantai 2, Semarang. (24/6)

Rini Sari Handayani pemilik sekaligus pengrajin Batik Handayani ini mengatakan Batik Gradasi ciptaanya merupakan kreasi pengembangan dari pengkombinasian Batik Semarangan dengan Gradasi Warna.

“Pada umumnya batik motifnya polos, satu warna atau dua warna dengan diberi aksen titik dan garis. Saya mencoba kreasikan bentuk dan warnanya dengan gradasi,” tuturnya saat ditemui SemarangPedia.com di stand pamerannya. (24/6)

Di menuturkan batik cap gradasi buatanya tersebut merupakan kreasi motif batik yang tidak dimiliki oleh klaster batik binaan Dinkom (Dinas Koperasi dan UMKM) lainnya.

Bentuknya, lanjutnya, serta motif batik yang di buat terdapat dua motif. Motif pertama adalah bentuk warak dengan kombinasi tugumuda ditambah setuhan perpaduan gradasi warna biru ungu kuning merah muda. Untuk motif keduannya berlatar warna coklat, gradasi warna coklat kuning oranye dengan bentuk gambar Ki Ageng Pandanaran.

“Untuk harga batik gradasi ini di jual dengan Rp150.000 per kainnya. Yang lain bervarisasi dari Rp 90.000 – Rp500.000,” tutrnya.

Menurutnya, untuk partai banyak pemesan akan mendapatkan diskon dan klaster batik ini bisa menerima pesanan batik yang bisa disesuaikan dengan keinginan pemesan.

Selian memproduksi batik cap, batik tulis, dan batik printing yang keseluruhan di produksi di Kampung Batik Semarang, Sri Handayani juga memberikan pelatihan batik dan sharing pengalaman ke sejumlah sekolah di Semarang serta kepada kalangan ibu. (RS)

 

361
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>