Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia]  – Jajaran Kodam IV/Diponegoro menggelar pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H yang berlangsung di Masjid Al Firdaus komplek Makodam Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Rabu (21/11).

Peringatan Maulid Nabi yang mengangkat tema Jadikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H/2018 M sebagai suri teladan bagi prajurit dan PNS-TNI AD yang berjiwa kesatria, militan, loyal, profesional modern dan manunggal dengan rakyat.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto melalui Kabintaldam IV/ Diponegoro Kolonel Inf Bambang Yudi Kustiwa mengatakan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan para prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro mampu meneladani pribadi Rasulullah dalam menjalankan kehidupan, baik sebagai pribadi maupun sebagai aparat negara.

“Bagi kita umat Islam, pribadi Rasulullah adalah contoh terbaik yang selalu menjadi inspirasi agar kita memiliki mental yang tangguh dan seimbang dalam menjalani kehidupan sebagai manusia, baik dalam kerangka hubungan vertikal atau hablumminallah dan hubungan sosial kemasyarakatan sebagai cerminan dari hablumminannaas,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai prajurit dan PNS abdi negara semua harus mampu menjalankan tugas-tugas baik dalam  rangka menegakkan  kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala ancaman serta gangguan secara profesional, militan dan modern.

“Semangat perjuangan dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang Sidiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah tentunya akan menjadi Tauladan kita dalam pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tuturnya.

Sementara itu, Kyai Haji Drs Fahrurozi M.Ag ulama Kota Semarang dalam ceramahnya menuturkan Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Rosulullah, lanjutnya, merupakan pribadi yang menjadi tauladan bagi umat Islam. Sebagai umat Islam memiliki kewajiban kepada Rosul di antaranya, Iman kepada Nabi Muhammad SAW, mencintai Rosul dan meneladani akhlaq Nabi.

“Sebagai prajurit dan PNS maka kita juga meneladani akhlaq Nabi dengan sikap pantang menyerah dan kuat secara fisik, mental serta rohani,” ujarnya.

Tak hanya itu, dia menambakan seorang prajurit juga harus bersikap loyal kepada pimpinan. Hal ini bisa tergambar saat sholat berjamaah, karena di dalam sholat berjamaah, maka makmum harus mengikuti imam, disinilah gambaran tentang loyalitas.

“Begitu juga dalam berbangsa dan bernegara, kita sebagai anak bangsa harus memiliki komitmen bersama menjaga negeri untuk menjaga kehidupan yang berdasarkan Pancasila,” tuturnya.

Hadir pada pengajian itu para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro dan segenap keluarga besar Kodam IV/Diponegoro serta segenap pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro. (NDI/RS)

 

2
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>