Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Konser bertajuk Indonesia Menang yang menghadirkan Grup Band Religi Nisa Sabyan di Ballroom UTC Semarang, Rabu (13/3) petang, menyisakan kekecewaan bagi sejumlah fansnya.

Para fans beranggapan konser yang digelar generasi milenial itu dijadikan ajang deklarasi dukungan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Eva Meilinda Silviana, salah satu fans Nisa Sabyan saat menonton konser bersama teman-temannya setelah ada info yang beredar di media sosial (Medsos).

“Saya mendapat info ada konser Nisa Sabyan dari Medsos. Saya memang ingin banget nonton mumpung gratis. Bayangan saya murni konser, karena informasi yang beredar hanya konser,  ternyata dibuat kegiatan politik (Deklarasi Capres tertentu), jujur saya sedikit kecewa,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/3).

Mahasiswi salah satu perguruan Tinggi Swasta di Kota Semarang ini menuturkan sebenarnya konser untuk acara deklarasi itu sah-sah saja asalkan informasi yang disebar luaskan jelas.

Dia kurang setuju konser Nisa Sabyan yang memiliki fans dari generasi milenial berbagai latarbelakang yang beragam untuk kepentingan politik tertentu.

“Saya inginya Nisa Sabyan netral, konser yang digelar bisa dinikmati semua kalangan. Benar-benar untuk media dakwah, media pendidikan dan hiburan yang menggembirakan,” tuturnya.

Pengunjung lainya, Reny Atika Asyaroni mahasiswi salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Semarang juga mengatakan sedikit terganggu konser Nisa Sabyan dijadikan agenda politik.

Dia mendapat informasi ada konser Nisa Sabyan dari story-story WhatshApp (WA) dari teman-temanya.

“Saya datang berempat dengan teman-teman kuliah. Begitu saya mau masuk gedung UTC, saya kaget karena disodori stiker-stiker Caleg. Bayangan saya murni konser, ternyata disusupi agenda politik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Milenial Jateng, Helda Alvi Anggreini menuturkan gelaran konser Nisa Sabyan ini murni konser milinel, penggagasnya dari kaum milenial dan pesertanya juga kaum milenial, tidak ada dari Parpol manapun.

Menurutnya, tim milenal Jateng ini datang dari berbagai kalangan, ada dari Milenial Anti Pencitraan (MAP), Gerakan Muda Indonesia (GMI), Milenal Terhadap Prabowo-Sandi (Mantap) dan komunitas lainya.

“Konser dihadiri sekitar 3000 kaum Milenial. Mereka dari berbagai kelompok komunitas atau hobi tertentu, ada yang hobinya bola, selfi, naik gununng dan lainya,” tuturnya.

Meski penyelenggaranya bukan dari Parpol tertentu, namun dia tidak menampik bahwa konser Nisa Sabyan ini untuk mengenalkan Pasangan Prabowo-Sandi kepada kaum milenial.

“Di Jateng ini memang anak-anak muda masih apatis terhadap politik. Makanya, kami (Tim milineal Jateng) akan terus melakukan even-even yang menyasar kaum milineal untuk memberikan pendidikan politik,” ujarnya. (RS)

21
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>