Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] –  Kota Semarang menjadi tempat yang menguntungkan dan menjanjikan bagi para pengedar narkoba, yang terbukti dengan banyaknya tersangka penyalahgunaan narkotika yang berhasil diungkap Satuan Narkoba Polrestabes Semarang.

Namun, ironisnya peredaran narkoba di wilayah Semarang ini masih dikendalikan napi melalui dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP).

Gendang perang melawan peredaran narkoba yanng dutabuh aparat Kepolisian dan tidak henti-hentinya dilakukan Satuan Narkoba Polrestabes Semarang untuk terus mengejar pelaku. Banyak membuahkan hasil bahkan pada Oktober lalau berhasil mengamankan 20 tersangka pengedar sabu dengan total barang bukti total 39,25 gram sabu.

Hingga Desember Satuan Narkoba Polrestabes Semarang kembali mengamankan 35 tersangka pengedar dan pengguna sabu, dengan total barang bukti 51,188 gram sabu dan 73,5 butir ekstasi.

Menurut Kapolres Tbes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, banyaknya tersangka pengedar sabu yang berhasil diamankan Satuan Narkoba Polrestabes Semarang terbukti Kota Semarang menjadi tempat yang menguntungkan dan menjanjikan bagi para pengedar.

Namun, peredaran narkoba masih dikendalikan napi melalui dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan sebagian besar dikendalikan melalui Lapas Kedungpane, Semarang,  sementara sisanya dari Lapas Pekalongan.

“Kota Semarang cukup menguntungkan dan menjanjikan bagi para pelaku peredaran narkoba, meski penjualnya sedikit namun pembeli maupun penggunanya banyak di wiolayah ini hingga cukup menguntungkan dan menjanjikan bagi para pelaku peredaran narkoba,” ujarnya.

Pembeli narkoba, lanjutnya, cukup banyak begitu juga penguna banyak, meski penjualnya hanya sedikit ternyata peredaran narkoba semakin meningkat, jika pembeli sedikit, maka penjual  akan kebingungan mau dijual kemana barangnya.

Sementara terkait adanya keterlibatan sipir Kapolrestabes Semarang belum bisa memastikan, pihaknya masih melakukan mendalami kasus peredaran narkoba yang dikendalikan napi dari dalam lapas.

Kepolisian Kota Besar Semarang akan bekerja sama dengan Kemenkumham Kanwil Jateng guna membrantas peredaran narkoba, dengan melakukan penyelidikan kedalam lapas.

Dengan keseriusan aparat Kepolisian untuk memerangi meluasnya peredaran narkoba, di harapkan masyarakat Kota Semarang juga bisa berperan aktif, paling tidak dengan memantau kondisi lingkungan sekitarnya. Karena bagaimanapun juga, peredaran narkoba merusak generasi penerus Bangsa. (HN/RS)

316
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>