Sebarkan berita ini:

29-kpkSEMARANG[SemarangPedia] – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengisyaratkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera membuka empat kantor perwakilan di wilayah yang berpotensi korupsi tertinggi.

“Wilayah yang berpotensi tingkat korupsinya tinggi, seperti Sumatra Utara, bahkan memecahkan rekor korupsi, bisa didirikan perwakilan KPK,” ujarnya saat membukan Rapat Kerja Gubernur Forum Kerjasama Daerah – Mitra Praja Utama ke-16 di Hotel Gumaya Kota Semarang, Kamis (29/9).

Menurutnya Sumatra Utara menjadi wilayah yang pertama dengan mencatat 100 angota dewan yang terjerat kasus korupsi dan masih ditambah 17 kepala daeah, 21 pimpinan SKPD dan bahkan gubernur beserta istrinya.

Dengan demikian, lanjutnya, wilayah yang perlu dibuka perwakilan KPK selain Sumatera Utara, juga Riau, Banten dan Papua hingga sementara empat perwakilan KPK yang mendesak harus didirikan.

Riau, misalnya, dia menambahkan tiga gubernurnya secara berturut-turut terjerat kasus korupsi, disusul Banten hingga mengakibatkan banyak proyek infrastruktur yang tidak pernah tuntas, termnasuk Papua.

Raker Gubernur Forum Kerja sama Daerah dihadiri gubernur/wakil gubernur dari sepuluh provinsi terdiri Gubernur Jateng, Jabar, Jatim, Banten, DIY, DKI Jakarta, Lampung, Bali,NTT dan NTB.

Tjahyo menuturkan ke empat wilayah provinsi itu yang mendesak yang akan didirikan perwakilan KPK.

Di sisi lain, Mendagri menyebutkan dalam pengelolaan anggaran, gubernur maupun bupati/wali kota diminta memprioritaskan program kerja. Bukan bagi rata pada semua SKPD, sehingga program kerja berjalan dengan tepat sesuai yang diharapkan di masing-masing daerahnya.

Kesepuluh provinsi itu dinilai memiliki peranan penting memajukan bangsa. Kebijakan-kebijakan mereka jangan berimbas pada negara. Jumlah penduduk di sepuluh provinsi itu sebanyak 66%n dari total jumlah penduduk Indonesia.

Bahkan, dia menambahkan APBD di sepuluh provinsi itu sebesar 56% dari APBD semua provinsi di Indonesia, diikuti pariwisata, 56% destinasi ada di sepuluh wilayah itu.

51
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>