Sebarkan berita ini:

KUDUS[SemarangPedia] –  Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus hingga priode Januari-Juli 2018 hanya merealisasikan pendapatan cukai senilai Rp 9,83 triliun, atau 26,11% dari yang ditargetan sebesar Rp37,6 trliun hingga akhir tahun ini.

Kepala KPPBC Kudus Imam Prayitno  melalui Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Dwi Prasetyo Rini mengatakan optimistis target sebesar Rp37,6 triliun hingga akhir tahun ini dapat tercapai, meski mengalami kenaikan dibanding target tahun lalu yang hanya senilai Rp34,47 triliun

Menurutnya, pada November dan Desember merupakan waktu krusial penerimaan tarif cukai. Bahkan adanya kebijakan penundaan pembayaran tarif cukai bagi perusahaan pengolahan tembakau juga menjadi kendaan untuk meningkatkan pendapatan cukai di daerah.

“Akhir tahun itu waktu krusial, mengingat saat itu banyak perusahaan yang mulai membayarkan dan melunasi tarif cukai. Terutama perusahaan besar yang mendapat fasilitas penundaan pembayaran,” ujarnya.

Kebijakan itu, lanjutnya, tidak semua perusahaan mendapat fasilitas penundaan pembayaran tarif cukai, dan hanya perusahaan tertentu terutama perusahaan yang sistem keuangannya sehat atu tidak ada kendala internal.

“Kalau perusahaan yang tidak sehat tidak memperoleh fasilitas penundaan pembayaran tarif cukai,” tuturnya.

Penerimaan cukai hingga priode 1 Juli 2018 sebesar Rp9,83 triliun itu, merupakan perolehan sektor cukai, sedangkan dari sektor kepabeanan baru mencapai senilai Rp8,5 miliar.

Dia menuturkan target penerimaan cukai setiap tahun mengalami kenaikan. Bahka peningkatan tahun ini, didorong dari dari adanya kenaikan tarif cukai per 1 Januari 2018. Sementara jumlah produksi sama, sedangkan tarif cukainya naik sebesar 10%. (RS)

 

14
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>