Sebarkan berita ini:

8-MotorSEMARANG[SemarangPedia]  –  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengindikasi terjadi permainan kartel oleh kelompok perusahaan otomotif asal Jepang pada pasar nasional.

Wakil Ketua KPPU Kurnia Sya’rani mengatakan, kartel otomotif dari sejumlah pelaku industri otomotif Jepang, kini mengakibatkan harga otomotif nasional meroket membengkak menjadi lebih mahal.

“Kita sedang tangani indikasi kartel Honda dan Yamaha di Jakarta. Ada permainan kartel itu, sehingga harga jual menjadi lebih mahal,” ujarnya di sela-sela diskusi Diseminasi Prinsip Perjanjian Kemitraan Pola Inti Plasma Bidang Usaha Peternakan Ayam Ras 2016 di Semarang, Senin. (8/8)

Namun demikian, dia enggan menyebutkan detail praktek kartel dari dua perusahaan raksasa otomotif asal Jepang tersebut, mengingat  materi praktek kartel itu saat ini sedang bergulir di meja persidangan KPPU.

“Kasus indikasi kartel itu masih dalam persidangan. Kebetulan saya masuk di Majelis, tidak etis kalau saya buka,” tuturnya.

Kondisi bisnis kartel itu, lanjutnya, telah mengakibatkan harga otomotif nasional menjadi tidak wajar. Dari seharusnya harga otomotif per unit hanya Rp10 juta kini meroket menjadi Rp15 juta per unit.

Menurutnya, KPPU sudah melakukan investigasi atas kartel Honda dan Yamaha itu sejak dua tahun lalu, sehingga tidak secara tiba-tiba. Namun, telah dilakukan penyelidikan lebih dulu dan kawan-kawan KPPU telah menyebar melakukan investigasi sudah kayak intelijen,” ujar Kurnia. (RS)

247
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>