Sebarkan berita ini:

KAJEN[SemarangPedia] – Program Laboratorium Kemiskinan yang diinisasi Pemkab Pekalongan berhasil masuk dalam kategori Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional (KIPP) 2020 yang digela Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan Top 45 diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo kepada Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda Kabupaten Pekalongan, Rukman Hidayat, di Gedung Tribrata Dharmawangsa Jakarta, Rabu lalu (25/11).

Setda Kabupaten Pekalongan, Rukman Hidayat mengatakan Laboratorium Kemiskinan merupakan program inovasi pelayanan publik untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat Pekalongan dengan memperhatikan kearifan lokal.

“Masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah ketika mereka mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas. Inovasi pelayanan publik adalah salah satu cara atau upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Rukman dalam keterangan persnya, Kamis (26/11).

Dia berharap dengan penghargaan Top 45 yang pertama kali untuk Kabupaten Pekalongan ini akan memotivasi lahirnya inovasi-inovasi lainnya di Kabupaten Pekalongan, khususnya di bidang pelayanan publik.

“Tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kompak dan semua pihak yang selama ini telah bekerja sama dengan Pemkab Pekalongan, terutama dalam mengawal proses inovasi pelayanan publik untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan berkualitas,” tuturnya.

Seperti diketahui, program Laboratorium Kemiskinan telah berjalan selama 2,5 tahun, dan telah mampu mengentaskan 70% penduduk sasaran. Prinsip kerja program ini adalah melakukan pemotretan, pendataan, serta penanganan penduduk miskin.

Target sasarannya di antaranya masyarakat miskin di perkotaan, buruh dan nelayan di pesisir pantai, dan para petani atau peladang di hutan.

Beberapa capaian Laboratorium Kemiskinan, di antaranya penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), meningkatnya rumah tangga pengguna jamban, penanganan penduduk dengan penyakit kronis, dan kecacatan. (RS)

 

14
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>