Sebarkan berita ini:

26-Narkoba SalatigaSEMARANG[SemarangPedia] – Kementerian Hukum dan HAM siap mendorong tim investigasi dari Mabes Polri, TNI, dan Badan Nasional Narkotika (BNN) jika ingin memasuki Lapas Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah, untuk memeriksa keterlibatan oknum petugas Lapas yang menerima suap uang narkoba sepertri yang dikabarkan LSM Kontras Haris Azhar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Bambang Sumardiono mengatakan pihaknya siap jika tim satgas yang dibentuk melakukan investigasi ke Lapas Nusakambangan.

Pelaksanaan itu, dia menambahkan  tetap harus sesuai prosedur yang berlaku, terutama untuk memasuki wilayah Lapas Nusakambangan.

“Tim investasi itu, juga memiliki satgas dari TNI/ Polri, dan BNN di dalam lapas. Kedatangan tim investigasi kita persilahkan, jika sesuai prosedur,” ujar dia, di Lapas Kedungpane Semarang, Senin (15/8).

Pihaknya mempersilahkan tim investigasi memeriksa CCTV Lapas yang diduga dilepas petugas Lapas, dimana berisikan dugaan kesaksian keterlibatan petinggi Polri, TNI maupun BNN menerima suap dari terpidana mati narkoba kelas kakap, Fredy Budiman.

Bambang masih belum bersedia memberikan komentar lebih banyak, terkait carut marut penerima suap oleh pejabat tinggi dalam kasus narkoba itu. (RS)

86
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>