Sebarkan berita ini:

3-Ayam Goreng 1SEMARANG[SemarangPedia] – Bagi pencinta kuliner dan penggemar ayam goreng, sangatlah tepat dan tidak salah jika harus mencoba mampir di salah satu Warung Ayam Goreng yang cukup terkenal di Kota Semarang, lokasinya berada di pusat kota.

Namanya, Warung Makan Ayam Goreng Pak Supar terletak di Jalan Moch Suyudi No.48 atau dikenal jalan Seteran, Ayam Goreng Pak Supar ini paling banyak digemari berbagai kalangan hingga setiap hari dipadati pengunjung.

Memang untuk ke lokasi warung makan Pak Supar aksesnya sangat mudah dari pusat kota, tidak jauh dari Jalan Gajah Mada. Jika lewat Bundaran Simpang Lima, bisa melalui Jalan Gajah Mada, kemudian ikuti jalan dan setelah lampu merah kedua, belok kiri ke Jalan Moch Suyudi, kalau melalui Jalan MH Tamrin tinggal belok ke arah timur masuk JL Moch Suyudi jalan yang ke arah menju Jln Gajah Mada.

Warung Ayam Goreng Pak Supar berada di kiri jalan jika dari arah timur dan mendekati ujung pertigaan JL MH Tamrin sudah terlihat puluhan kendaraan roda dua dan empat parkir berjajar di depan warung itu.

3-Warung Pak Supar 1Begitu masuk warung Pak Supar setelah memilih tempat duduk pengunjung bisa langsung disuguhi pemandangan ayam goreng dan sup yang sedang dimasak, dan pete goreng, karena dapurnya terletak di bagian depan.

Aromanya membuat pengunjung tidak sabar mencicip menu makan yang ada, bahkan pengunjung bisa melihat langsung cara menggoreng ayam yang dilakukan karyawan Pak Supar. Waaahh… sedaaapnya.

Pak Supar semula berjualan ayam goreng keliling menggunakan gerobag di sekitar Pecinan pada 1974, hingga akhirnya membuka warung tenda di daerah Pringgading pada 1982, namun pada 1990 pindah dan membuka di Jln Moch Suyudi.

“Semula saya sempat membuka dua warung, yang satu tenda di Jalan Pringgading Semarang, dan satu lagi di Jalan Moch Suyudi”, tutur Bapak Supar selaku pemilik warung.

Pada akhirnya sekitar 1990-an Pak Supar Membuka kedai di Jln Moch Suyudi yang ditekuni hingga sekarang.

Warung Pak Supar tidak hanya dikenal menu Ayam Gorengnya saja, tetapi sop buntutnya juga digemari banyak orang dan rasanya seger banget disantap dengan nasi putih.

Kuahnya yang segar dipadukan dengan potonga sayur yang nikmat seperti kentang, wortel dan tomat. Selain itu, pengunjung bisa juga memesan aneka jeroan seperti rempela dan hati untuk melengkapi menu makan.

Untuk satu porsi sop buntut pengunjung cukup membayar dengan harga Rp 35.000 saja, sedangkan ayam gorengnya dihargai Rp 16.000 per potong. Harga terjangkau tidaklah mahal untuk makanan dengan cita rasa yang nikmat ini, apalagi jika dimakan bersama keluarga atau kerabat.

Warung Makan Ayam Goreng Pak Supar buka mulai Pkl 10.00 WIB pagi hingga Pkl 11.00 WIB malam, sangat cocok menjadi pilihan buat yang ingin menikmati makan siang atau makan malam di Kota Semarang.

Memang tidak terdapat keunikan di warung Pak Supar ini, karena ketika pengunjung datang, pelayan menawarkan ayam goreng pakai sop berapa, pakai pete goreng atau tidak dan sambal apa, karena di warung ini juga menyediakan sambal terasi yang lezat, selain sambal khusus untuk ayam gorengnya.

Berapapun pengunjung yang datang, pelayanan bakal menyediakan satu piring penuh ayam goreng lengkap dengan ati ampela ayam. Pelayanannya pun juga cepat, bahkan cara ini ternyata jitu,  karena ketika pengunjung habis 1 ayam, rasanya mereka pengen nambah ambil ayam lagi.

Ayam goreng Pak Supar rasanya dikenal asin gurih, enak banget. digoreng basah, jadi tidak digoreng kering, malah cenderung banyak minyaknya tapi justru, minyaknya bikin tambah gurih

Naahh… bagi mereka pecinta kuliner dan pelancong yang belum pernah mencoba bakal kecewa kalau tidak mampir jika melintas di Kota Semarang.

Tomy Mulyono dan sanak keluarganya yang datang dari Jakata menyempatkan mampir ke warung Ayam Goreng Pak Supar. Pokoknya dijamin sangat lezatt dan pengunjung bakal ketagihan ingin kembali makan.

Tomy menuturkan setiap ke Semarang pasti meluangkan waktu untuk makan ayam goreng di warung Pak Supar. “Saya sudah menjadi langganan berat dan setaip ke Semarang selalu mampir dan makan di Pak Supar,” ujarnya.

 

 

2.017
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>