Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Liburan panjang akhir pekan selama April ini, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah dan DIY  menambah 5% stok BBM dari reguler.

Penambahan stok BBM itu, disiapkan untuk memasok sejumlah SPBU di berbagai daerah, terutama di jalur padat kendaraan dan obyek wisata serta pusat kota-kota.

Andar Titi Lestari Area Manager Communication and Relation Jawa Bagian Tengah dan DIY Pertamina MOR IV menuturkan selama April 2017 terdapat libur panjang akhir pekan dua kali, selain libur hari Sabtu dan Minggu, sehingga kebutuhkan BBM dipstikan bakal meningkat.

“Stok BBM untuk liburan April ini dicadangkan 5% dari dari kebutuhan reguler. Long weekand  yang terjadi Jumat, Sabtu, Minggu atau Sabtu Minggu, Senin bakal mendorong  terjadinya kenaikan BBM dan kondisi normal,” ujarrnya.

Semua pengusaha SPBU, lanjutnya, diminta untuk menambah stoknya terutama dijalur padat  wisata seperti Solo, Yogyakarta, Semarang dan Magelang serta lainnya sekitar 5% untuk terjadinya menghindari kekosongan.

Menurutnya, selama libur panjang lalu 13 sampai 16 Apil 2017, tingkat konsumsi rata-rata Pertalite 6.007 KL per hari dari rata-rata konsumsi Maret 5.824 KL per hari. Pertamax rata-rata Maret 2.516 KL per hari dan April menxapai 2.616 KL per hari

Sedangkan Premium mengalami kenaikan, meski tidak sebanyak Pertalite. Bahkan tingkat konsumsi rata-rata Permium Maret hanya sebesar 3.063 KL per hari, sedangkan 13-16 April naik 2,4% menjadi 3.138 KL per hari.

“Konsumsi BBM yang mengalami kenaikan selain naik Pertalite juga Pertamax Turbo selama Maret rata-rata 43 KL per hari, sedangkan 13-16 April menjadi 56 KL  per hari terjadi peningkatan 29,9%,” tuturnya.

Dari total jumlah SPBU di Jateng dan DIY 784, tercatat yang menjual Pertamax 758 SPBU, Pertalite 753 SPBU, Pertamax Turbo 53 SPBU, Pertamina Dex 204 SPBU dan Dexlite 108 SPBU.

Andar Titi Lestari mengatakan, setiap libur panjang Pertamina telah mengantisipasi dengan penambahan stok BBM, meski tidak banyak, namun dapat untuk menghidari kekosongan pada sejumlah SPBU, terutama pada jalur padat kendaraan dan tempat-tempat wisata.

78
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>