Sebarkan berita ini:

25-keroncongSEMARANG[SemarangPedia] – Perlombaan Musik Keroncong Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (Hamkri) Semarang, untuk Tingkat Jawa Tengah yang digelar di Taman Budaya Raden Saleh, Sabtu malam, (24/9) memiliki misi khusus untuk melestarikan budaya tradisi asli Indonesia.

Ketua Panitia Setyanto mengatakan selain para peserta saling menjukkan kebolehan untuk memperoleh penilaian yang terbaik, juga lomba ini memiliki misi untuk melestarikan dan membudayakan musik tradisi asli Indonesia.

“Apa yang kami lakukan ini adalah wujud nyata untuk melestarikan musik kroncong, baik itu musiknya dan sekaligus pencipta lagu agar generasi k depan bisa lebih mengenalnya,” ujarnya kepada semarangpedia.com.

Dia melihat perkembangan musik keroncong yang merupakan bagian dari indentitas bangsa saat ini mulai mengeliat dan disenangi terutama anak muda di wilayah Semarang.

“Musik yang indetik dengan orang tua itu pandangan lima sampai 10 tahun lalu, sekarang ini jauh lebih berubah, semua kalayak suka dan bahkan kaula muda mulai banyak yang mengandrungi,”¬† tutur Setyanto yang juga sebagai Ketua Warung Keroncong Semarang.

Kegiatan nyata yang dilakukakan warung keroncong yang telah dijalankan beberapa tahun belakangan ini, di antaranya dengan mencanangkan hari Rabu sebagai hari keroncong

“Hari kroncong itu kita adakan outdoor setiap seminggu sekali. Minggu pertama di Sobokarti, minggu kedua di Halaman RRI, minggu ketiga Gedung TBRS dan minggu ke empat Di Taman KB Mentri Supeno,” tuturnya.

Selain kegiatan bermusik keroncong setiap hari Rabu, lanjutnya, juga program membidik generasi muda membuat grub musik kroncong yang telah dilakukan di SMK N 1 Semarang.

“Apa yang kami lakukan baik itu lomba atau kegiatan lainnya yang dilakukan tujuannya adalah mengurusi¬†musik kebangaan Indonesia,” tuturnya.

Lomba Keroncong se-Jawa Tengah siap digelar di Semarang dan sebanyak 14 grup Orkes Keroncong dengan membawakan tiga lagu mulai kroncong asli, stambul dan instrumen selama 20 menit per grup.

Kota Semarang menampilkan empat grup dari OK Jalapuspa, OK Tetap Segar, OK Doa Mama dan OK Rayon Sukma.

Tahun ini peserta perlombaan Keroncong se-Jawa Tengah meningkat menjadi 14 group dari tahun sebelumnya hanya diikuti sembilan grup. (RS)

212
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>