Sebarkan berita ini:

67104271-b9f8-4b4c-b0b8-d72ca484a54eSEMARANG [SemarangPedia] – Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang menghimbau perusahaan Otobus untuk memberikan keterangan daftar tarif resmi di agen penjualan tiket dan di dalam armada bus yang mudah dilihat penumpang selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2016.

Ketua LP2K Semarang Ngargono mengatakan, penempelan daftar tarif penumpang sangat penting guna menekan permainan tarif oleh kru armada bus. “Seperti menjelang Lebaran tahun sebelumnya, banyak armada bus tidak menempel daftar tarif resmi yang berlaku sehingga agen penjualan tiket maupun kru bus menaikkan harga tiket melebihi regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Daftar tarif resmi bisa dipasang di agen pembelian tiket dan di dalam bus yang mudah terlihat sehingga pemudik tidak akan dirugikan,” ujarnya saat Diskusi Kopi Jurnalis yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Pemprov Jateng (FWPJT) di Gedung DPRD Jateng, Kamis (30/6).

Selain penempelan daftar tarif, lanjut Ngargono, pemudik yang menggunakan jasa bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) harus menerima tiket yang dicetak jelas terkait besaran tarif.

“Besaran tarif yang dicetak dengan jelas di tiket banyak yang tidak dipatuhi oleh perusahaan otobus. Kondisi itu, dimungkinkan akan dijadikan kesempatan untuk menaikkan tariff melebihi aturan yang berlaku,” ujarnya.(AC)

109
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>