Sebarkan berita ini:

 

download (3)

SEMARANG[SemarangPedia] – Beredarnya produksi mie bihun yang berkemasan berbau pornografrasi dengan label payudara wanita diremas-remas kedua tangan, di pasaran menuai reaksi keras dari publik.

Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Kota Semarang Ngargono menilai produksi “mie bikini” menabrak labelisasi dan iklan pangan sesuai PP Nomor 69 Tahun 1999.

“Jelas dalam peraturan itu, kalau produk makanan harus dikemas baik dan tidak menyesatkan masyarakat,” ujarnya, Kamis (4/8).

Dia mengatakan bila kemasan yang berbau pornogafrasi itu sangat menyesatkan masyarakat dan berdampak pada anak-anak dibawah umur.

Dengan demikian, lanjutnya, pihaknya meminta BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) untuk memperketat peredaran jajanan seperti itu di pasaran.

Belakangan ini, beredar mie bihun berbau pornogafrasi itudi wilayah Purwokerto, Banyumas, Serang, Malang, Jambi, Bali, Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Lampung, Bekasi, Pekanbaru, Cirebon, Sukabumi, Depok dan Madiun.

Produk mie bihun bernama ‘Bikini Snac’k memperlihatkan gambar tubuh wanita seksi dengan tulisan ‘Remas Aku’ di sisi bawah gambar. Makanan ringan ini juga banyak dijual di situs belanja online. Harga yang ditawarkan antara Rp15.000 hingga Rp20.000 per bungkus. (RS)

177
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>