Sebarkan berita ini:

3-lpskSEMARANG[SemarangPedia] – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merealisasikan kerja sama dengan Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, untuk melakukan penelitian Pemetaan Korban Pelanggaran HAM Berat.

Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai mengatakan penting bagi lembaga ini untuk mengetahui seberapa jauh pemenuhan hak korban pelanggran HAM berat, terutama yang menjadi terlindung LPSK teleh terpenuhi secara hukum.

 “Tim FH Undip yang berlatar belakang sebagai akademis juga tengah dalam perkembangan penilitaan HAM dan sejumlah temuan juga sudah diperoleh, sehingga ke depan bisa saling bersinergi memberi masukan berharga serta menjadi pertimbangan kami yang bertugas di lapangan,” ujarnya, di Semarang.

Sementara Wakil Dekan FH Undip,  Retno Saraswati menyambut baik sinergi yang dilakukan LPSK dan diharapkan kerja sama penelitian ini bisa terus berjalan dan semakin berkembang.

“Kerja sama ini bisa menjadi implementasi pengabdian masyarakat dari FH Undip baik bagi mahasiswa maupun pengajar FH Undip,” tuturnya.

Terkait terkait dengan penelitian HAM, dia menambahkan Tim Penliiti FH Undip telah menemukan beberapa permasalahan utama pada anggaran, seperti pemenuhan hak psikososial berupa perbaikan rumah yang pernah dikerjasamakan LPSK dengan Kementerian Sosial melalui program bedah rumah mereka.

 “Dengan demikian, diharapkan LPSK bisa menyiasati melalui sinergitas dengan instansi lain yang bisa membantu sesuai peran instansi tersebut,” ujarnya. (RS)

55
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>