Sebarkan berita ini:

9-Bola Api1SEMARANG[SemarangPedia]-Beragam cara dilakukan warga untuk menyemarakkan perhelatan akbar sepakbola piala Eropa di Perancis seperti yang dilakukan kalangan mahasiswa UIN Walisongo Semarang dengan bermain sepakbola api, Kamis malam (9/6)

Panas dan sakit mungkin itu kata pertama kali yang terucap saat kita tersengat api. Namun lain halnya dengan para pemain sepakbola api ini, Tanpa menggunakan alas kaki, para mahasiswa itu justru bersemangat dan tetap menggiring bola meski bola yang terbuat dari kelapa tua ini berkobar menyala saat dimainkan.

Sepakbola api ini dimulai dengan arak-arakan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo dengan membawa replika piala Eropa. Tidak ketinggalan, sejumlah bendera negera peserta piala eropa turut dikibarkan sebagai bentuk dukungan. Sebelum memainkan sepakbola api, dibuka dengan atraksi sembur api oleh pemain.

Bola yang digunakan dalam sepak bola api dari kelapa tua yang direndam minyak tanah selama satu hari menjadi alat utama dalam permainan sepakbola api.

9-Sembur Api1Menurut Akhmad Soim penyelenggara kegiatan mengatakan permainan inilah yang dilakukan mahasiswa UIN Walisongo Semarang untuk ikut menyemarakkan perhelatan akbar sepakbola piala dunia.

”Tujuan sepak bola api untuk menyemarakan final piala UERO 2016 yang diselenggarakan pada Sabtu dini hari, ini pertarungan perdana antara tuan rumah Perancis dan Rumania” ujarnya

Sementara itu, menurut Dian Arseloji seorang pemain,  tidak butuh persiapan khusus untuk memainkan sepak bola api ini. “ butuh skil khusus untuk menjaga kaki agar tidak panas saat menendang bola api tanpa alas kaki, meski pada awalnya terasa sakit,  namun lama kelamaan rasa sakit tersebut hilang karena rasa antusiasme yang tinggi dalam permainan ini,”  tuturnya

Sepakbola api dilakukan di lapangan kecil dengan durasi permainan selama sepuluh menit kali dua dengan jumlah pemain masing-masing lima orang per tim. Permainan sepakbola api ini digelar untuk ikut menyemarakkan piala Eopa yang diselenggarakan di Perancis. meskipun bola terbalut api panas. para peserta yang memainkannya pun tidak merasa kesakitan ataupun terluka. HN/RS)

 

220
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>