Sebarkan berita ini:

ManyungSEMARANG[SemarangPedia] – Kota Semarang memang tidak kalah dengan daerah lain, Ibukota Jateng ini kaya akan masakan khasnya yang dikenal para pecinta kuliner. Masakan Mangut inilah yang kini semakin pupuler.

Kuliner ini mungkin jarang ditemui di kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Yogyakarta atau kota besar lainnya, namun masakan berbahan dasar ikan asap kaya rempah-rempah berbumbu pedas ini banyak ditemui di Kota Semarang.

Makanan khas ini ini memang sangat disukai banyak orang dan untuk merasakan kelezatannya pelancong yang singgah di Kota Semarang dapat mengunjungi Warung Bu Fat, yang berlokasi di Jalan Ariloka Raya, Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat.

Para pelancong jika dari arah barat saat memasuki Jalan Siliwangi, bisa belok ke kiri tepat sebelum jembatan Sungai Banjir Kanal Barat. Pada ujung jalan terdapat papan nama Perumahan Semarang Indah, sekitara 200 meter akan ditemui papan nama Jalan Ariloka.

Dari jalan itu belok ke kiri lurus hingga 100 meter dari ujung jalan tersebut sudah dapat terlihat berjajar kendaraan pengunjung di depan warung makan bernuansa hijau itu, setiap hari warung ini tidak pernah sepi tamu pembeli.

Menu mangut Ikan Manyung menjadi andalan sejak warung itu dibuka. Makanan yang diisajikan dengan kuah dan ditambahkan irisan cabai hijau besar serta cabai rawit merah, masakan ini wajib dicoba bagi penggila sensasi pedas.

Menurut Pemilik Warung Fat, Bekti Mulyani, mangut ikan manyung ini menjadi menu  utama dan paling disukai pelancong yang gila  akan masakan pedas, meski ada menu lainnya.

Bekti yang berperan sebagai juru masak menuturkan tidak mengurangi tingkat kepedasan meski harga cabai melambung, mengingat kunci mangut ikan manyung yang selalu diburu pelanggan karena kelezatan dan pedasnya.

Dari berbagai bagian ikan, kepala Manyung menjadi incaran para konsumen, selain daging juga banyak ukuran kepala ikan cukup besar.

“Menu kepala Manyung tidak pernah tersisa dana selalu habis sebelum warung tutup,” ujarnya.

Harga per porsi tidaklah mahal, semua menyesuaikan ukuran kepala. Kepala manyung berukuran kecil pengunjung a cukup merogoh kocek sebesar Rp 40.000, sedangkan kepala manyung ukuran besar seharga Rp 50.000. Satu porsi kepala manyung bisa dinikmati dua hingga tiga orang.

Menu ini semakin mengasyikan saat disantap hanya menggunakan tangan, tidak meakai sendok dan bau amis menyergap akan mudah hilang dengan mencucinya pada air yang sudah disediakan bercampur daun jeruk yang berfungsi untuk menghilangan bau anyir saat disantap.

Bagi pelancong yang melintasi Kota Semarang jika tidak menyempatkan mampir untuk mencoba kelezatan masakan Mangut Bu Fat bakal kecewa, karena setelah menikmati rasa makanan itu, banyak pengunjung yang ketagihan.

Menurut Harto asal Jakarta yang sempat mampir bersama keluarganya menuturkan masakan mangut Kepala Ikan Manyung Bu Fat memang sedap dan lezat.

“Setiap ke Semarang kami dan keluarga maupun teman selalu tidak pernah lupa mampir untuk makan siang di warung Bu Fat.,” tuturnya.

Tidak mengherankan memang, jika setiap hari warung Bu Fat dipenuhi pengunjung hingga sore hari, bahkan jika hari libur pengunjung semakin ramai hingga mereka harus antri menunggu dapat tempat.

904
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>