Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Masjid Agung Semarang (MAS) akan mempercantik dan memperluas tempat sholat dengan membangun Gedung Serba Guna delapan lantai senilai Rp 6,9 miliar.

Ketua Panitia Pembangunan  Gedung Serba Guna Guna  MAS  Ir H Fanani mengatakan bangunan ini terdiri delapan lantai. Lantai dasar sampai dengan lantai tiga disiapkan untuk areal sholat, karena areal sholat di kompleks masjid sudah tidak mencukupi terutama pada saat dilangsungkan sholat Jum’at dan sholat Ied

“Tingkat kesadaran masyarakat Semarang dalam beribadah, tiap shalat Jumat, Idul Fitri dan Idul Adha semakin tinggi, hingga masjid ini sudah tidak mampu menampung lagi dan dibutuhkan areal sholat yang lahannya lebih luas,” ujar Fanani disela upacara penancapan tiang pertama (ground breaking) pembangunan gedung serbaguna Masjid Agung Semarang (MAS) Jalan alun-alun Barat, Rabu (3/4).

Menurutnya, selain akan digunakan untuk areal sholat, perluasan fasilitas MAS yang lokasinya berada di sebelah utara masjid (bekas hotel Bojong) ini juga akan digunakan untuk areal parkir, perkantoran, rumah tamu untuk musafir, gedung pertemuan, Islamic Centre dan sebagainya.

Meski pembangunan sudah dimulai, lanjutnya, namun biaya untuk menyelesaikan pembangunan hingga kini belum siap 100%, baru terkumpul senilai Rp3 miliar.

Ketua Takmir MAS KH Hanief Ismail Lc menuturkan, cita-cita mewujudkan bangunan serbaguna itu merupakan keinginan yang sudah cukup lama untuk diwujudkan.  Namun baru sekarang bisa terealisasi.

“Keberadaan gedung serba guna ke depan akan memperindah masjid dan wajah Semarang kota lama, apalagi alun-alun Semarang kini sedang direvitalisasi,” ujar kyai Hanief.

MAS, dia menambahkan dari kejauhan akan terlihat semakin cantik jika dilihat dari kawasan alun-alun. Meski dananya belum terkumpul semua, namun pihaknya optimis kendala itu bisa diatasi bersama oleh umat Islam.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pemerintah pasti akan membantu pembangunan gedung serbaguna.

“Saya terharu melihat kesungguh-sungguhan panitia mewujudkan bangunan ini. Baru punya anggaran Rp 3 miliar dari kebutuhan Rp6,9 miliar saja sudah berani memulai. Pemerintah pasti membantu,” tutur Hendi panggilan akrab Hendra Prihadi itu disambut tepuk tangan para hadirin.

Masjid Agung Semarang, tutur Hendi, termasuk peninggalan bersejarah. Masjid ini dibangun sebelum Indonesia merdeka. Jadi warga Semarang wajib merawatnya agar tetap terlihat cantik dan indah. (SMH/RS)

14
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>